Senin, 18 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Ekonomi Bisnis
BANYUWANGI KULINER

Pujasera Bakul Resmi Dibuka, Bermacam Menu Kuliner Ada Disini

08 Juli 2019, 07: 05: 04 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

BERKAH:  Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Yanuar Bramudya, Ketua DKB dr Taufiq Hidayat, Founder Bakul Ahmad Khoirullah memberikan santunan anak yatim sebagai symbol pembukaan Pujasera Bakul  Sabtu (6/6)

BERKAH: Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Yanuar Bramudya, Ketua DKB dr Taufiq Hidayat, Founder Bakul Ahmad Khoirullah memberikan santunan anak yatim sebagai symbol pembukaan Pujasera Bakul Sabtu (6/6)

Share this          

KHASANAH kuliner di Kota Banyuwangi bertambah dengan dibukanya Banyuwangi Kuliner (Bakul) di Jalan KH Agus Salim (belakang kantor KPU) Banyuwangi. Pembukaan yang dilakukan pada Sabtu malam (6/6) itu ditandai dengan santunan anak yatim piatu, oleh Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Yanuar Bramudya, Ketua DKB dr Taufiq Hidayat, Founder Bakul Ahmad Khoirullah.

Founder Bakul Ahmad Khoirullah mengatakan, kehadiran pujasera Bakul  ini adalah salah satu wujud bentuk partisipasi keluarga dalam turut serta mendukung pertumbuhan pariwisata Banyuwangi. Tingginya kunjungan wisman maupun domestik di Bumi Blambangan ini memiliki potensi menjadi destinasi wisata kuliner. “Oleh sebab itu, kami bersama keluarga menangkap potensi kuliner di Banyuwangi masih sangat tinggi,” kata pria yang juga menjabat Sekretaris Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini.

RAMAI DIKUNJUNGI: Stand menu masakan khas, dan minuman serta oleh-oleh khas Banyuwangi ada di Bakul di Jalan KH Agus Salim (belakang kantor KPU) Banyuwangi

RAMAI DIKUNJUNGI: Stand menu masakan khas, dan minuman serta oleh-oleh khas Banyuwangi ada di Bakul di Jalan KH Agus Salim (belakang kantor KPU) Banyuwangi

Khoirullah menambahkan, stand bakul ini didukung oleh pelaku UMKM Banyuwangi, dimana ada 40 stand dengan beragam macam menu masakan khas, dan minuman. Di area depan atau sisi utara Bakul juga terdapat pusat oleh-oleh khas Banyuwangi. Melihat luas tanahnya yang ada, tempat ini bisa untuk memuat puluhan bis. “Pujasera Bakul ini adalah yang terbesar di Banyuwangi, maka untuk menunjang pariwisata kami buka 24 jam,” kata Khoirullah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Yanuar Bramudya memberikan apresiasi atas dibukanya Pujasera Bakul ini. Menurut Bramudya, perkembangan kuliner di Banyuwangi naik drastis. Dari tahun 2010 tercatat ada 250 pedagang kuliner, namun hingga tahun 2019 sudah tercatat 1.347 pedagang kuliner. Tingginya kunjungan angka pariwisata di Banyuwangi turut mengerek lintas sector jasa. “Dampak pariwisata ini tidak hanya mengerek angka hunian kamar, namun juga berdampak kepada lintas sector usaha lainnya, salah satunya kuliner. Maka keberadaan Bakul yang sangat luas ini menjadi destinasi wisata Banyuwangi. Tentu kami akan membantu branding Bakul ini,” kata Bramudya. (*)

(bw/ddy/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia