Jumat, 19 Jul 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi
Kompetisi Ide

Institut Bumi Hijau Gelar Lomba Ber-Ide

28 Juni 2019, 13: 08: 01 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

KENANG-KENANGAN: Tim Institut Bumi Hijau memberikan hasil karya anak PAUD/TK kepada Bupati Abdullah Azwar Anas didampingi Kadispendik Sulihtiyono pada Senin (24/6) di stand PIRN

KENANG-KENANGAN: Tim Institut Bumi Hijau memberikan hasil karya anak PAUD/TK kepada Bupati Abdullah Azwar Anas didampingi Kadispendik Sulihtiyono pada Senin (24/6) di stand PIRN

Share this          

Bumi Hijau Institut turut memeriahkan pageleran Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) ke XVIII. Moment tahunan milik LIPI ini menjadi daya tarik sendiri bagi semua kalangan untuk mengeksplorasi tren pelajar yang berkecimpung dalam dunia penelitian. Salah satunya adalah Bumi Hijau Institute dimana lembaga ini lebih komitmen ikut mendorong dalam mewujudkan pembangunan bangsa berkarakter lingkungan, dan  meningkatkan performa mutu lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan,  yang harapannya berbagai pihak perlu terus komitmen untuk mengupayakan pembangunan SDM ini.

Direktur Institut Bumi Hijau mengatakan, kompetisi Ber-ide sama artinya membangun komitmen dan sekaligus membangun karakter secara konkrit, disamping menggali potensi. Sunari meyakini banyak anak pelajar, mahasiswa, bahkan para orangtua siswa PAUD/SD keluarga muda memiliki pemikiran dan ide-ide bagus yang bermanfaat bagi proses  pembangunan, minimal bagi diri dan anaknya. Karya-karya besar berawal dari ide-ide sederhana yang mengakumulasi menjadi ide besar.

KENANG-KENANGAN: Tim Institut Bumi Hijau memberikan hasil karya anak PAUD/TK kepada Bupati Abdullah Azwar didampingi Kadispendik Sulihtiyono Anas pada Senin (24/6) di stand PIRN

KENANG-KENANGAN: Tim Institut Bumi Hijau memberikan hasil karya anak PAUD/TK kepada Bupati Abdullah Azwar didampingi Kadispendik Sulihtiyono Anas pada Senin (24/6) di stand PIRN

Terkait dengan itu, maka Institut Bumi Hijau memeriahkan PIRN dengan  menggelar Lomba Ber-Ide dibagian keikutsertaanya dalam pameran PIRN. Lomba menggagas atau ber- ide dengan tema mewujudkan pembangunan bangsa berkarakter lingkungan, peningkatan performa mutu (daya guna) lingkungan atau pembangunan berkelanjutan.

Sunari menjelaskan, peserta lomba Ber-Ide tingkat SMP/MTs, SMA/MA/SMK, mahasiswa/umum. Bahkan jika orangtua memiliki anak masih PAUD/TK atau SD diperbolehkan mengikuti lomba ini sebagai peserta ekstra, yaitu setiap orangtua PAUD/SD yang mengikuti lomba, wajib menggunakan nama anaknya yang siswa PAUD/SD tersebut. Hal tersebut cukup unik, namun,  ada tujuannya, yaitu komitmen orangtua dalam membangun karakter anaknya akan semakin  konkrit. Secara khusus peserta PIRN XVIII juga diperbolehkan mengikuti lomba Ber-Ide ini. “Bahkan dipersiapkan kejuaraan khusus, dengan apresiasi khusus pula, yang batas waktu keikutsertaan  menuangkan Ide-nya melalui web itu, khusus perserta PIRN maksimal tanggal 29 Juni 2019. Namun peserta diluar itu maksimal tanggal 5 Agustus 2019,” kata Sunari.

Bagaimana teknis lomba Ber-Ide ini? Peserta cukup mendaftarkan diri dengan cara menuangkan konsep ide dalam bentuk kalimat ide, lalu dikirim online melalui  web http://tiny.cc/nnjo8y. Peserta diharuskan membuat atau mengirim desain rencana aksi hanya apabila masuk nominasi terbaik, dan mempresentasikan apabila hanya masuk tahap final. “Ide-ide yang memenuhi kriteria akan direkomendasikan kepada pemerintah pusat/daerah/institusi masing-masing sebagai bahan masukan untuk sumbangsih pemikiran gagasan dari peserta lomba. Karena konsep lomba iini yang ketika itu sempat di support oleh bupati banyuwangi melalui asisten pembangunan dan Kesra bersama Kepala BLH,  Dispendik, dan Staf Ahli Bupati, karena konsep lomba  bertaraf nasional yang terus dipersiapkan, dan baru sekarang ini bisa dilaksanakan dalam moment PIRN, Panitia menyediakan hadiah puluhan juta rupiah,  serta piagam penghargaan bagi setiap pesera.  (*)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia