Kamis, 21 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Events

Pengumpulan Karya Lomba Video Kreatif Mulai 25 Juni

20 Juni 2019, 18: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SERIUS: Ratusan peserta Lomba Video Kreatif dari 68 tim desa/kelurahan mengikuti workshop di Aula Minakjinggo Pemkab Banyuwangi, Selasa (18/6) lalu.

SERIUS: Ratusan peserta Lomba Video Kreatif dari 68 tim desa/kelurahan mengikuti workshop di Aula Minakjinggo Pemkab Banyuwangi, Selasa (18/6) lalu. (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

BANYUWANGI – Setelah menerima pembekalan materi dalam workshop yang digeber di Aula Minakjinggo kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (18/6) lalu, seluruh peserta Lomba Video Kreatif 2019 diminta langsung tancap gas.

Pasalnya, pengumpulan hasil karya mereka sangat dekat. Yakni mulai pada tanggal 25 hingga 27 Juni mendatang. ”Karena itu, semua tim peserta hendaknya berpacu mengejar waktu yang cukup singkat ini,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi Kusiyadi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa Heru Eko Wahyudi.

Ditambahkan, pembuatan video bisa dilakukan mulai kemarin (19/6) hingga 24 Juni mendatang. Ada dua tema yang bisa dipilih oleh peserta. Yaitu potensi lokal dan pelayanan publik. ”Potensi lokal itu misalnya potensi wisata, sosial budaya, sumber daya alam, ekonomi, pertanian, dan lain-lain,” imbuhnya.

Setelah semua video hasil karya peserta dikumpulkan ke panitia, maka pada tanggal 28 hingga 30 Juni akan dilakukan penjurian. Nah, sepuluh video terbaik akan diunggah ke kanal YouTube mulai 1 Juli. Awarding rencananya digelar pada 9 Juli. Untuk setiap kategori atau tema, panitia akan memilih juara I, II, dan III. ”Selain itu, juga akan ditentukan juara favorit berdasar viewer dan like terbanyak di YouTube,” papar Heru.

Lomba tahun ini merupakan edisi keempat event video kreatif yang bertujuan mendukung program desa cerdas alias smart kampung. Ajang ini untuk mempromosikan potensi desa atau kelurahan yang ada di seluruh wilayah Banyuwangi ke kancah internasional.

Event yang diikuti 68 tim berbagai desa di Kota Gandrung ini, memperebutkan hadiah Rp 10 juta untuk juara pertama, Rp 7,5 juta untuk juara kedua, dan masing-masing Rp 5 juta untuk juara III dan juara favorit. ”Selain uang pembinaan, para pemenang juga mendapat piala dan piagam,” pungkas Heru.

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia