Jumat, 19 Jul 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Jalani TC Konsentrasi, Muaythai Ditarget Sabet Emas Porprov Jati

20 Juni 2019, 17: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

TERUS DIPANTAU: Delapan atlet Muaythai Banyuwangi mulai menjalani TC Konsentrasi. Mereka ditarget meraih medali pada Porprov Jatim mendatang.

TERUS DIPANTAU: Delapan atlet Muaythai Banyuwangi mulai menjalani TC Konsentrasi. Mereka ditarget meraih medali pada Porprov Jatim mendatang. (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

BANYUWANGI – Mulai Kamis ini (20/6), delapan atlet Muaythai Banyuwangi akan tinggal bersama sampai pemberangkatan Porprov Jawa Timur 2019 pada 4 Juli mendatang. Mereka sudah mulai menempuh pemusatan latihan (TC) konsentrasi dan memaksimalkan waktu dengan porsi latihan khusus.

Sebelumnya, para atlet tersebut mengikuti TC berjenjang yang dilakukan empat kali dalam seminggu di beberapa lokasi. Seperti di Sasana Muaythai Karangasem, GOR Tawangalun, Taman Blambangan, hingga Sasana Muaythai Singonegaran. ”Saat ini mulai kita pantau terus. Jadi perkembangan sekecil apa pun kita bisa lihat,” kata Hidayat, pelatih Muaythai Banyuwangi.

Menurut Hidayat, untuk persiapan fisik dan teknik semua atlet sudah cukup siap. Tinggal ada beberapa atlet yang menurutnya masih memiliki kelebihan berat badan. Sehingga di sisa waktu yang ada, mereka harus bisa mengejar bobot ideal tanpa mengurangi kualitas fisik mereka. Hal itu menjadi PR tersendiri karena tidak mudah untuk menurunkan bobot atlet. ”Ada satu atlet juga yang tengah cedera, jadi masih ada dua PR yang harus kita selesaikan, di samping juga teknik latihan,” imbuhnya.

Ketua Harian Muaythai Banyuwangi Joko Misbono menambahkan, para atlet akan tinggal bersama di salah satu rumah kos yang berada tak jauh dari Sasana Muaythai yang ada di Kelurahan Singonegaran.

Selain untuk mempermudah pengawasan perkembangan atlet, dia juga memprogramkan agar atlet bisa terjaga baik dari segi fisik maupun gizi. Karena selama tinggal di tempat pemusatan latihan, konsumsi dan vitamin atlet akan dipantau tim pelatih. ”Kalau mereka harus pulang pergi ke sasana bisa mempengaruhi kondisi fisik mereka, karena itu kita pusatkan,” terangnya.

Terkait target, Joko masih optimistis Muaythai Banyuwangi bisa berbicara banyak. bahkan bukan tidak mungkin menjadi salah satu pendulang medali andalan di antara cabor-cabor asal Banyuwangi. ”Kuncinya tetap di TC ini, dan bagaimana kemauan atlet,” tandasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia