Senin, 19 Aug 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Penarik Rakit Sukamade Butuh Sling

20 Juni 2019, 16: 06: 37 WIB | editor : Ali Sodiqin

RAWAN HANYUT: Tali rakit untuk menyeberangi sungai di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, lebih mudah putus karena berbahan plastik.

RAWAN HANYUT: Tali rakit untuk menyeberangi sungai di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, lebih mudah putus karena berbahan plastik. (KRIDA HERBAYU/JPRG)

Share this          

PESANGGARAN – Derasnya arus Sungai Sukamade membuat warga Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, sering terisolasi. Rakit fiber pemberian mantan Gubernur Jawa Timur Sukarwo menjadi alat transportasi penyeberangan andalan satu-satunya warga yang ada di sekitar Taman Nasional Merubetiri itu.

Ali Muksin, 45, penarik rakit menyebut sudah dua tahun terakhir tali yang digunakan untuk menarik rakit itu putus. Jika tali putus, warga harus menyeberangi sungai sedalam satu meter hingga 1,5 meter dengan risiko hanyut terbawa derasnya Sungai Sukamade. ”Terkadang rakit juga ikut hanyut terbawa arus sungai,” ujarnya.

Saat ini warga Dusun Sukamade sangat mengharapkan bantuan berupa tali sling besi sepanjang 50 meter untuk menarik rakit agar dapat memperlancar akses transportasi. Selama ini warga kesulitan meminta bantuan kepada pemerintah lantaran terkendala akses komunikasi serta jauhnya lokasi dusun terpencil itu. ”Kami sudah berulang kali meminta bantuan akan tetapi hingga saat ini belum ditanggapi,” terang Ali.

Warga khawatir jika nanti arus sungai kembali deras, tali tambang yang digunakan untuk menarik rakit akan terputus dan berbahaya bagi warga yang menyeberangi sungai. ”Untuk sementara waktu dan menunggu bantuan datang, maka kami terpaksa menggunakan tali tambang plastik untuk pengganti tali sling besi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sarongan Gunoto mengatakan, warga belum meminta bantuan berupa sling besi. Pihaknya juga tidak mendapatkan adanya laporan warga yang membutuhkan sling besi untuk menarik rakit. ”Akses jalannya memang sulit. Selain itu alat komunikasi di dusun itu terbatas dan tidak ada sinyal. Untuk tali sling besi kami belum dapat konfirmasi secara langsung dari warga Dusun Sukamade,” pungkasnya.

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia