Kamis, 21 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Events

Peserta Lomba Video Kreatif Dibekali Membuat Video Keren

19 Juni 2019, 15: 40: 47 WIB | editor : Ali Sodiqin

HARUS INSPIRATIF DAN EDUKATIF: Redaktur JP-RaBa Ali Sodiqin memaparkan materi pembuatan video yang mengandung unsur-unsur berita.

HARUS INSPIRATIF DAN EDUKATIF: Redaktur JP-RaBa Ali Sodiqin memaparkan materi pembuatan video yang mengandung unsur-unsur berita. (RAMADA KUSUMA/RABA)

Share this          

BANYUWANGI – Hajatan Lomba Video Kreatif 2019 memasuki babak paling menentukan. Setelah mendapat pembekalan materi dalam workshop yang digeber di Aula Minakjinggo kantor Pemkab Banyuwangi kemarin (18/6), seluruh tim bisa langsung tancap gas membuat video tentang potensi lokal dan/atau pelayanan publik desa/kelurahan mulai hari ini (19/6).

Ya, sebanyak 68 desa dan kelurahan ikut ambil bagian dalam Lomba Video Kreatif jilid 4 kali ini. Sebelum mulai memproduksi video, seluruh tim peserta mendapat pembekalan materi dari tiga narasumber berkompeten.

Narasumber asal Miles Production, yakni Ratrikala Bhre Aditya menyajikan materi tentang penulisan naskah video dan trik membuat video yang menarik dan marketable. Narasumber lainnya adalah perwakilan JTV Banyuwangi, yakni Reza Wullur memberikan materi tentang teknik pengambilan gambar dan editing video.

Sedangkan narasumber asal Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) Ali Sodiqin memaparkan materi pembuatan video yang mengandung unsur-unsur berita. ”Video harus inspiratif, edukatif, dan informatif,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi Kusiyadi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa Heru Eko Wahyudi mengatakan, Lomba Video Kreatif merupakan salah satu upaya mendukung program desa cerdas alias smart kampung. ”Selain untuk mempromosikan potensi lokal desa atau kelurahan, melalui lomba ini diharapkan kualitas pelayanan publik desa dan kelurahan semakin baik,” kata dia.

Sementara itu, setelah mendapat pembekalan materi, tim peserta bisa langsung memproduksi video untuk diikutkan dalam Lomba Video Kreatif 2019. Pembuatan video bisa dilakukan mulai hari ini (19/6) hingga 24 Juni mendatang. Peserta bisa membuat video bertema potensi lokal desa atau kelurahan, seperti potensi wisata, sosial budaya, sumber daya alam, ekonomi, pertanian, dan lain-lain. Selain itu, peserta juga bisa membuat video bertema pelayanan publik desa/kelurahan.

Selanjutnya, penjurian video hasil karya tim peserta bakal dilakukan pada 28 Juni sampai 30 Juni. Sepuluh video terbaik akan diunggah ke YouTube mulai 1 juli. Awarding rencananya digelar pada 9 Juli. Untuk setiap kategori atau tema, panitia akan memilih juara I, II, dan III. Selain itu, juga akan ditentukan juara favorit berdasar viewer dan like terbanyak di YouTube.

Reward untuk juara I berupa uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Juara II mendapat uang pembinaan senilai Rp 7,5 juta dan juara III serta juara favorit masing-masing memperoleh uang pembinaan senilai Rp 5 juta. ”Selain uang pembinaan, para pemenang juga mendapat piala dan piagam,” pungkas Heru.

Ratrikala Bhre Aditya dari Miles Production berbagi kiat menulis naskah video yang menarik dan marketable.

Ratrikala Bhre Aditya dari Miles Production berbagi kiat menulis naskah video yang menarik dan marketable. (RAMADA KUSUMA/RABA)

(bw/sgt/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia