Minggu, 17 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Ekonomi Bisnis

IPPAT Bersama BPN, KPPP dan Bapenda Bersinergi untuk Masyarakat

24 April 2019, 15: 56: 56 WIB | editor : Ali Sodiqin

KHIDMAT: Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Banyuwangi Misbah Imam Subari mengukuhkan pengurus dan anggota IPPAT periode 2018–2021, di Ball Room eL Royal Hotel, kemarin (23/4).

KHIDMAT: Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Banyuwangi Misbah Imam Subari mengukuhkan pengurus dan anggota IPPAT periode 2018–2021, di Ball Room eL Royal Hotel, kemarin (23/4). (DEDY JUMHARDIYANTO/RABA)

Share this          

BANYUWANGI - Mengawali kepemimpinannya sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Banyuwangi Misbah Imam Subari mengukuhkan pengurus dan anggota IPPAT periode 2018–2021, di ballroom eL Royal Hotel, kemarin (23/4).

Pelantikan dan pengukuhan Pengda IPPAT juga dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemkab Banyuwangi Sudjani, Perwakilan Kepala Kantor Pertanahan Banyuwangi Kuntarto, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Luluk Khomsiah, serta Kepala Subbag Umum dan Kepatuhan Internal Kantor Pajak Pratama Banyuwangi Ketut Jina.

Ketua Pengda IPPAT Banyuwangi Misbah Imam Subari mengatakan, pelantikan pengurus IPPAT Banyuwangi tersebut meliputi dewan penasihat dan kelompok kerja untuk mendukung kepengurusan Pengda IPPAT Banyuwangi periode ini. ”Kepengurusan periode kali ini IPPAT memiliki slogan yaitu IPPAT bersama BPN, KPP, dan Bapenda bersinergi untuk masyarakat,” ungkapnya.

Misbah memaparkan sebagaimana tujuan organisasi IPPAT salah satunya adalah meningkatkan harkat dan martabat Jabatan PPAT yang sekaligus meningkatkan profesionalitas para PPAT untuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Karena itulah, sudah sepatutnya IPPAT Banyuwangi melaksanakan sinergi kinerja dengan Kantor Pertanahan Banyuwangi, Bapenda, serta dengan Kantor Pajak Pratama (KPP) Banyuwangi untuk menunjang investasi dan pembangunan nasional.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sudjani berpesan kepada PPAT yang telah dilantik untuk selalu mempermudah dan membantu masyarakat dalam membuat surat tanah. ”Saudara wajib membantu dan melayani masyarakat secara optimal, jangan sampai masyarakat menemui kesulitan dalam mengurus surat tanah,” katanya.

Untuk diketahui, IPPAT adalah merupakan satu-satunya wadah organisasi dari para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang terbentuk pada 24 September 1987, sejak diterbitkan PP 24/1987 oleh pemerintah dalam hal ini Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia.

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia