Selasa, 23 Apr 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Cuaca Tak Menentu, Nakhoda Diimbau Tak Paksakan Diri Melaut

13 April 2019, 15: 38: 27 WIB | editor : Ali Sodiqin

TIDAK JELAS: Cuaca berkabut terlihat di perairan Selat Bali kemarin (10/4).

TIDAK JELAS: Cuaca berkabut terlihat di perairan Selat Bali kemarin (10/4). (Ramada Kusuma/RaBa)

KALIPURO – Cuaca di perairan Selat Bali, Rabu (10/4) siang hingga sore hari mendadak berubah drastis. Kondisi cuaca yang sebelumnya panas tiba-tiba mendadak hujan disertai angin kencang yang berlangsung lebih dari satu jam.

Kepala Wilker Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ketapang Widodo mengatakan, situasi cuaca di perairan Selat Bali dalam beberapa hari terakhir memang mudah berubah. KSOP sudah memberikan imbauan kepada para nakhoda agar tidak memaksakan diri jika cuaca terlihat tidak menguntungkan.

Apalagi dalam kondisi tersebut sering kali visibilitas dari nakhoda ikut terbatas karena kabut yang ikut memenuhi perairan. ”Kita minta mereka ambil langkah preventif. Jadi ketika jarak pandang terbatas mereka bisa segera menghentikan perjalanan dan menghubungi kita,” kata Widodo.

Dia juga menambahkan, pelabuhan sementara ini juga masih menerapkan sistem buka tutup jika beberapa indikator yang bisa membahayakan penyeberangan mulai terdeteksi. ”Misalnya untuk jarak pandang, jika ada nakhoda yang melaporkan jarak pandangnya kurang dari satu mil bisa kita tutup. Kemudian kecepatan angin maksimal di angka 30 knot,” tegasnya.

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, kondisi di sekitar Pelabuhan Ketapang tampak cukup gelap karena hujan yang turun. Pandangan di sekitar kapal feri yang beraktivitas juga terlihat berkabut.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia