Minggu, 22 Sep 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Lagi, Stikes Raih Penghargaan Emas 2019

06 Maret 2019, 16: 36: 21 WIB | editor : Bayu Saksono

BUAH KERJA KERAS: Ketua Stikes Banyuwangi Dr H. Soekardjo bersama civitas academica Stikes foto bersama usai mendapat Penghargaan Emas di Tahun 2019.

BUAH KERJA KERAS: Ketua Stikes Banyuwangi Dr H. Soekardjo bersama civitas academica Stikes foto bersama usai mendapat Penghargaan Emas di Tahun 2019. (STIKES BANYUWANGI FOR RABA)

Share this          

PRESTASI bergengsi kembali diraih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi diawal tahun 2019 ini. Kali ini, untuk kedua kalinya Stikes dianugerahi “Penghargaan Emas Pendidikan Indonesia 2019”. Penghargaan ini diberikan oleh Majalah Penghargaan Indonesia, bertempat di Aston Priority Simatupang Hotel, Jakarta, pada 15 Februari lalu.

Penghargaan yang ditandangani oleh Menteri Pendidikan Indonesia Prof. Dr. Muhadjir Effendi, M.A.P tersebut merupakan penghargaan berkredibilitas tinggi dan bergengsi, sebagai bukti kepercayaan berbagai pihak yang dapat digunakan dalam meningkatkan keberhasilan diri. Dasar ukur penilaianya berdasarkan penelitian, penilaian, survey, dan pembenaran yang telah dilakukan oleh tim pemilih, yang kemudian mendapat pengakuan pihak juri hasil konsursium dari Majalah Penghargaan Indonesia dengan didukung oleh media cetak yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ketua Stikes Banyuwangi, Dr H. Soekardjo merasa bersyukur dengan prestasi yang didapatkan. Hal ini sebagai wujud dari hasil Stikes Banyuwangi yang berusaha untuk terus berbenah diri. Selain itu, ini juga menjadi eksistensi tambahan untuk Stikes dalam mempersiapkan penambahan empat program studi, yakni S1 Kebidanan dan Profesi, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Gizi serta D4 Analis Medis.

“Bersyukur, Stikes terus diberi kepercayaan untuk meraih penghargaan berskala nasional. Ini akan membantu meyakinkan masyarakat bahwa Stikes merupakan kampus kesehatan yang berkredibilitas tinggi,” ucapnya.

Terkait penambahan prodi baru, lanjutnya, ini bukan ia lakukan serta merta menambah begitu saja. Melainkan dikarenakan banyaknya permintaan masyarakat, sesuai hasil survey yang telah dilakukan oleh tim Stikes Banyuwangi.

“Kita juga survey ke instansi-instansi terkait, ternyata memang sedang banyak dibutuhkan lulusan dengan jurusan S1 kebidanan, gizi, ad­ministrasi rumah sakit, maupun analis medis. Semua ini kami lakukan karena kami memang ber­harap Stikes Banyuwangi dapat menjadi kampus yang bisa mendengar dan memenuhi ke­butuhan masyarakat,” imbuh Soekardjo.

(bw/jpr/rbs/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia