Senin, 27 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

YPMNU Gelar Workshop dan Deklarasi SRA

06 Maret 2019, 16: 33: 22 WIB | editor : Bayu Saksono

KHIDMAD: Ketua YPMNU Banyuwangi Hj Makmulah Harun membacakan naskah deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di Aula PCNU Banyuwangi, kemarin (5/3).

KHIDMAD: Ketua YPMNU Banyuwangi Hj Makmulah Harun membacakan naskah deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di Aula PCNU Banyuwangi, kemarin (5/3). (HOLID MAWARDI FOR RABA)

BANYUWANGI - Yayasan Pen­didikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) Banyuwangi menggelar work­shop dan deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA), kemarin (5/3). Work­shop dan deklarasi SRA yang di­selenggarakan di aula kantor PCNU Banyuwangi itu diikuti oleh 54 sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) yang berada di bawah naungan YPMNU Banyuwangi.

Ketua YPMNU Banyuwangi, Hj Mak­mullah Harun mengatakan, kegiatan workshop dan deklarasi SRA merupakan sebuah tuntutan dan upaya untuk menjadikan sekolah di bawah naungan YPMNU agar dapat memenuhi dan men­jamin hak anak dalam setiap aspek kehi­du­pan.

“Kebetulan PAUD/TK Muslimat Khodijah 157 Rogojampi sudah me­nyabet penghargaan SRA tingkat nasional. Jadi bagaimana ilmu tersebut bisa ditularkan kepada sekolah PAUD/TK lainnya,” ungkap perempuan yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.

Prinsip utamanya dari kegiatan ini, lanjut Makmullah adalah tidak non diskriminasi kepentingan, hak hidup serta penghargaan terhadap anak. Sebagaimana tertuang dalam Pasal 4 UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang menyatakan bahwa, anak mempunyai hak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Kepala Bidang PAUD/TK Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sunari menga­takan, melalui workshop dan deklarasi itu juga memberikan informasi kepada kepala sekolah dan guru mengenai pembelajaran yang ramah anak dan dapat membuat anak nyaman, menye­nangkan. “Jika semua PAUD/TK sudah melaksanakan SRA, maka akan dapat mencegah kekerasan terhadap anak di sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Perempuan dan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Minarni Susilowati mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu guru PAUD/TK yang ada di muslimat NU telah menyelenggarakan deklarasi ramah anak, dimana akan memberikan pendidikan perhatian serta kepedulian pada anak di usia dini.

“Hal ini sangat mendukung dengan terwujudnya Banyuwangi layak anak dengan turut memberikan pendampi­ngan dan perlindungan pada anak, pendidikan, serta memotivasi, diberikan kesempatan bermain anak,  dengan tujuan untuk mengembangkan kepri­badian anak,” tandasnya.

(bw/ddy/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia