Selasa, 20 Aug 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Tapak Suci Gelar Kejuaraan Tingkat SMP

19 Februari 2019, 17: 52: 08 WIB | editor : Bayu Saksono

SEMANGAT: Dewan juri kejuaraan pencak silat tapak suci Pimda 20 bersama Dewan Pendekar Sukoco (lima dari kiri), Wakil Pimda 20 Sucipto (empat dari kiri) di Padepokan Pimda 20 Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Minggu (17/2).

SEMANGAT: Dewan juri kejuaraan pencak silat tapak suci Pimda 20 bersama Dewan Pendekar Sukoco (lima dari kiri), Wakil Pimda 20 Sucipto (empat dari kiri) di Padepokan Pimda 20 Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Minggu (17/2). (DHANNY EKA/JPRG)

Share this          

SEMPU - Padepokan perguruan seni bela diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Pimda 20 Ba­nyuwangi Desa Sempu, Kecamatan Sempu menggelar kejuaraan pencak silat tingkat SMP/MTs se Kabupaten Banyuwangi, Minggu (17/2).

Dewan pendekar madia Sukoco menjelaskan tujuan kejuaran ini untuk mempersiapkan para atlet menghadapi kejuaraan Tapak Suci dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabu­paten Ba­nyu­wangi maupun tingkat Jawa Timur.

Sukoco berharap para atlet yang mewakili pimda 20 yang akan dikirim ke Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bisa berlatih lebih keras lagi, dan tetap menjaga sportifitas. “Sehingga mampu memperoleh hasil yang baik,” harapnya.

Yang tidak kalah pentingnya, lanjut dia, manfaatkan keilmuan Tapak Suci ke arah yang baik. Sebarkan bersama nilai-nilai Tapak Suci demi memper­tahan diri, agama Islam, dan negara. Untuk jajaran dewan juri dan pendekar, ini adalah media untuk memperbaiki anak-anak di dalam bela diri Tapak Suci. “Mudah- mudahan sebagai pe­waris generasi Tapak Suci, mereka bisa mengembang diri di tingkat Banyuwangi, wilayah, dan nasional,” ujarnya.

Ketua panitia Ahmad Mukhlisin mengatakan kejuaraan pencak silat Tapak Suci ini digelar setiap Pebruari. Dan ini untuk kali pertama digelar di padepokan perguruan seni bela diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah pimda 20.

Kejuaraan pencak silat ini ada dua katagori seni, tanding tunggal regu. Dalam kejuaraan yang digelar 16 hingga 17 Pebruari 2019 ini diikuti 131 peserta yang terdiri 51  perem­puan dan 80 laki-laki. “Tahun depan akan digelar lagi, tempatnya me­nunggu keputusan dewan pendekar,” katanya.

(bw/jpr/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia