Selasa, 20 Aug 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Kesehatan

DBD Menyebar Beberapa Desa di Singojuruh, Sembilan Pasien Suspect

12 Februari 2019, 12: 10: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

RAWAT INAP: dr Mahresya Kamajaya memeriksa pasien suspect DBD di Puskesmas Singojuruh, Minggu (10/2).

RAWAT INAP: dr Mahresya Kamajaya memeriksa pasien suspect DBD di Puskesmas Singojuruh, Minggu (10/2). (Bagus Rio/RaBa)

Share this          

SINGOJURUH - Pasien dengan gejala yang mirip demam berdarah dengue (DBD) ternyata juga ada di Puskesmas Singojuruh. Malahan, ada dua pasien masih harus menjalani perawatan di di Puskesmas, Minggu (10/2).

Kepala Puskesmas Singojuruh Supriyadi Bintoro mengatakan jumlah penderita DBD di Puskesmas Singojuruh tidak ada. Tetapi, untuk suspect DBD sekitar sembilan pasien. Mereka itu harus menjalani rawat inap di Puskesmas Singojuruh. “Sembilan pasien suspect DBD itu sejak Januari,” katanya.

Dari sembilan pasien suspect DBD itu, terang dia, tujuh di antaranya dinyatakan sehat dan sudah diperbolehkan pulang. Sementara dua lainnya masih menjalani rawat inap di Puskesmas. “Kita terus pantau secara intensif, jika memang positif DBD, juga akan kita pastikan,” ujarnya.

Dari Sembilan pasien yang suspect DBD itu, terang dia, menyebar di beberapa desa yang ada di Kecamatan Singojuruh, yakni dari Desa Singolatren, Desa Cantuk, Desa Padang, Desa Gendoh, dan Desa Singojuruh. “Setiap desa itu ada yang satu dan ada yang dua orang suspect DBD,” terangnya.

Selain dari desa itu, jelas dia, juga ada pasien suspect DBD dari Desa /Kecamatan Kabat, dan warga warga Desa/Kecamatan Songgon. “Sampai sekarang tinggal dua pasien yang maish jalani rawat inap, tapi trombositnya sudah normal,” katanya.

Hanya saja, lanjut dia, kedua pasien tersebut masih dilakukan pemantauan secara intensif. Sebab, pasien suspect DBD itu sangat rawan dan fluktuatif. “Kita cek dan ambil sample darah untuk uji laboratorium,” ujarnya. (rio/abi)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia