Jumat, 22 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Finance

Majelis Pengawas Notaris Siap Bertugas

07 Februari 2019, 17: 47: 22 WIB | editor : Bayu Saksono

DILANTIK: Ketua MPDN Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo Sugihartoyo (paling kiri) bersama jajarannya dan MPWN Jatim.

DILANTIK: Ketua MPDN Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo Sugihartoyo (paling kiri) bersama jajarannya dan MPWN Jatim. (MPDN FOR RABA)

Share this          

BANYUWANGI - Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kabupaten Banyuwangi dan Si­tubondo telah terbentuk. Selanjutnya, MPDN siap melaksanakan tugasnya selama tiga tahun mulai periode 2018 hingga 2021. Pengawasan akan dilakukan kepada 70 anggota di Banyuwangi dan 10 anggota di Situbondo.

Ketua MPDN Banyuwangi dan Situbondo, Sugihartoyo, SH, MHum mengatakan, pengam­bilan sumpah dan pelantikan terhadap sembilan ang­gota MPDN Kabupaten Banyuwangi dan Si­tubondo telah dilakukan di kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Kanwil Jatim pada 18 Desember 2018. Hal itu menindaklanjuti surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 3 Desember 2018 tentang Pengangkatan dan Pengawasan Daerah Notaris Kabupaten Ba­nyuwangi periode 2018–2021. Anggota MPDN itu terdiri dari sembilan unsur, yakni tiga unsur notaris, tiga unsur akademisi, dan tiga unsur pe­merintah. “Di antara tiga unsur pemerintahan, satu diwakili dari Lapas Banyuwangi, yakni Pak Sunaryo yang menjabat sekretaris,” ungkap ketua Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) 17 Agustus 1945 Banyuwangi itu sebelum memulai rapat MPDN, Rabu siang (6/2).

Sugihartoyo menambahkan, tugas pokok MPDN adalah memberikan pengawasan kepada notaris agar dalam menjalankan jabatan sesuai aturan yang ada. MPDN melakukan pengawasan setahun sekali dan setiap waktu apabila dibu­tuhkan dalam masa tugas selama tiga tahun periode 2018 hingga 2021. “Kegiatan yang se­gera dilakukan adalah sosialisasi kepada notaris Banyuwangi dan Situbondo, baik yang dilakukan MPDN Banyuwangi dan Situbondo maupun MPWN Jatim,” terangnya. 

Sebelum rapat di kantor Perpenas 17 Agustus 1945 Banyuwangi Rabu lalu (6/2), MPDN Banyuwangi dan Situbondo telah melakukan rapat perdana pada Rabu (16/1). Rapat di kantor Perpenas di lingkungan kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi itu dihadiri oleh jajaran MPDN Kabupaten Banyuwangi. Mereka adalah Iskandar Aziz, SH, MH; Drs Wiyono, MH; Ketut Akbar Herry Achjar,  AmdIP, SH, MH; H Misbah Imam Sobari, SH, MHum; H Agus Salim, SH, MKn; Lukman Hakim Gusti, SH; Rudi Mulyanto, SH, MKn; Sugihartoyo, SH, MH; dan Prof Dr Dominikus, SH, MSi.

Dalam acara rapat tersebut dijelaskan bahwa pem­bentukan MPDN merupakan tindak lanjut dari permohonan Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (Pengda INI) Banyuwangi. Pada waktu itu, Ketua INI Banyuwangi, Abdul Malik, SH mengajukan surat permohonan kepada Kemenkum HAM pada tanggal 4 Januari 2017. Karena notaris di Banyuwangi dan Situbondo sudah cukup banyak, sehingga dimohonkan untuk mandiri terpisah dari MPDN Jember. Saat ini, ada tujuh MPDN baru di Jawa Timur.

Nah, rapat perdana itu dilakukan untuk me­lengkapi struktur MPDN Kabupaten Banyuwangi-Situbondo. Pasalnya, pemilihan ketua MPDN telah dilakukan di Kemenkum HAM seusai pelantikan. Selain itu, juga membahas tentang rencana kerja tahun 2019, penetapan sekretariat MPDN, dan penyerahan surat keputusan anggota MPDN Kabupaten Banyuwangi-Situbondo. “Dengan ada­nya pembentukan MPDN Kabupaten Banyu­wangi-Situbondo, diharapkan seluruh notaris yang berada di Kabupaten Banyuwangi dan Situ­bondo bisa selalu berkoordinasi dengan pihak MPDN,” harap Sugihartoyo.

Selanjutnya, sekretariat MPDN Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo ditetapkan di Jalan Adi Sucipto Nomor 26 Banyuwangi. “Sekretariat disepakati berada di kampus Untag,” pungkas Sugihartoyo.

(bw/jpr/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia