Sabtu, 25 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Urai Kemacetan, Jembatan Tambong Usul Di-Double Way

27 Januari 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

RIJIG-RIJIG: Warga membersihkan taman sisi barat Jembatan Tambong. Taman yang berada di atas jembatan lama ini diusulkan untuk difungsikan kembali.

RIJIG-RIJIG: Warga membersihkan taman sisi barat Jembatan Tambong. Taman yang berada di atas jembatan lama ini diusulkan untuk difungsikan kembali. (Shulhan Hadi/RaBa)

KABAT – Jelang kedatangan Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo di Banyuwangi, sejumlah fasilitas fisik mulai dibenahi. Seperti taman di sisi Jembatan Tambong Kabat yang sejak Kamis siang (24/1) mulai dibersihkan dan dipugar. Tanaman hias yang semula sudah mati, diganti dengan tanaman baru.

Camat Kabat Susanto Wibowo mengungkapkan, kegiatan ini memang sengaja dilakukan untuk menyambut kehadiran Ibu Negara. Lokasi tersebut dibenahi karena akan dilalui rombongan kenegaraan. ”Sebentar lagi Ibu Negara kan melintas,” ucapnya.

Di samping perbaikan taman bersama Dinas PU Bina Marga Cipta Karya Banyuwangi, pihaknya juga mengusulkan diberlakukannya double way (jalur ganda) pada jalur jembatan Tambong. Hal ini dipicu kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi di jalur utama tersebut. ”Saya sudah usul kepada PU Provinsi agar Jembatan Tambong dibikin double way,” imbuhnya.

Secara teknis, Susanto berharap, jembatan yang ada di sisi barat jembatan yang ada saat ini bisa difungsikan kembali. Dengan demikian, kendaraan yang melintas tidak menumpuk di tengah jembatan. ”Itu kan di sampingnya ada bekas jembatan lama yang masih bisa difungsikan,” terangnya.

Menurutnya, usulan itu didasarkan pada kondisi kepadatan lalu lintas. Terlebih jika jembatan penuh dengan kendaraan berukuran besar. Menurutnya, apabila usulan tersebut bisa diberlakukan nantinya akan mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan. ”Kalau bisa diuraikan bagus,” harapnya.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia