Sabtu, 25 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Diterjang Banjir, Jembatan Penghubung Singojuruh-Sempu Mulai Dibenahi

27 Januari 2019, 05: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DIPERBAIKI: Pekerja membuat fondasi untuk memperbaiki jembatan pembatas Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh dan Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, Jumat (25/1).

DIPERBAIKI: Pekerja membuat fondasi untuk memperbaiki jembatan pembatas Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh dan Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, Jumat (25/1). (Bagus Rio/RaBa)

SEMPU–Jembatan bolong yang menjadi pembatas Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh dengan Desa Gendoh, Kecamatan Sempu mulai diperbaiki, Jumat (25/1). Perbaikan itu, dilakukan dengan membuat fondasi.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Gendoh mengirim surat kepada Dinas PU Cipta Karya dan Penataan Ruang Banyuwangi untuk dilakukan perbaikan. ”Jembatan itu dibuat lalu lalang warga, perlu segera diperbaiki,” ujar Kepala Desa Gendoh Faizin.

Perbaikan jembatan itu, terang dia, dilakukan oleh Dinas PU Cipta Karya dan Penataan Ruang Banyuwangi. Hanya saja, pihaknya tidak tahu-menahu dengan pelaksana proyek dan anggaran yang akan diperlukan. ”Pelaksana proyek juga tidak lapor ke desa,” katanya.

Sayangnya, Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Penataan Ruang Banyuwangi Mujiono saat hendak dikonfirmasi melalui ponselnya terkait perbaikan jembatan yang bolong di Desa Gendoh, Kecamatan Sempu itu, ternyata tidak menjawab panggilan.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, jembatan penghubung Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh dengan Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, bolong karena tergerus aliran sunga. Lubang pada jembatan itu juga terus melebar.

Jembatan yang baru dibangun oleh Dinas PU Cipta Karya dan Penataan Ruang Banyuwangi pada 2016 itu, semakin terkikis akibat diterjang hujan. ”Ini semakin parah, bolongnya tambah lebar,” ujar Rahmat, 36, warga Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh. (abi)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia