Minggu, 17 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Sapi Curian Dinaikkan Carry, Satu Pelaku Didor, Dua Kabur

26 Januari 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

KELABUHI PETUGAS: Seekor sapi hasil curian dikeluarkan dari dalam mobil Suzuki Carry milik pelaku.

KELABUHI PETUGAS: Seekor sapi hasil curian dikeluarkan dari dalam mobil Suzuki Carry milik pelaku. (Lita For RaBa)

Share this          

BANYUWANGI – Komplotan pencurian hewan (curwan) digulung Resmob Polres Banyuwangi, kemarin. Satu pelaku dilumpuhkan dengan timah panas polisi, dua pelaku lainnya masih kabur.

Pengungkapan kasus curwan tersebut bermula dari maraknya laporan masyarakat yang kehilangan ternak. Tiga orang korban yang melapor itu masing-masing Misman, 49, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar; Ismail, 45, warga Srono, dan Achmad Sudarto, 38,  warga Desa/Kecamatan Blimbingsari.

Maraknya pencurian sapi tersebut mengusik  jajaran Resmob Polres Banyuwangi. Dari hasil penyelidikan, mengarah kepada komplotan curwan asal Jember, Buasin dan kawan-kawan. Dari bahan keterangan di lapangan itulah, Resmob melakukan hunting sebar lebar di wilayah yang rawan terjadi curwan.

Upaya petugas  hunting di wilayah Srono akhirnya membuahkan hasil. Petugas mencurigai kendaraan Suzuki Carry nopol  P 1998 Q. Mobil warna biru dengan kondisi kaca modifikasi terlihat melaju dengan kecepatan tinggi. “Kendaraan tersebut diduga menjadi sarana yang digunakan pelaku untuk melakukan curwan kelompok Buasin Dkk,” ungkap Kasatreskrim, AKP Panji Pratistha Wijaya.

Mendapati kendaraan mencurigakan tersebut, tim Resmob melakukan penghadangan di jalan raya Genteng-Jember masuk Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng.

Bukan malah berhenti, kendaraan tersebut justru tetap tancap gas dan berusaha untuk menabrak anggota Resmob yang melakukan penghadangan.

Bahkan, mobil Carry tersebut malah berputar arah dan tancap gas. Sekitar 300 meter dari lokasi penghadangan, mobil tersebut ditemukan  parkir di tepi jalan. Sayangnya, semua penumpangnya sudah kabur.

Beruntung, ada beberapa warga di sekitar lokasi melihat tiga orang  meloncat ke sungai yang tak jauh dari lokasi mobil Carry tersebut diparkir.

Tim Resmob berupaya melakukan pengejaran. Sementara petugas lainnya melakukan pemeriksaan kondisi muatan di dalam mobil Carry. Petugas menemukan satu ekor sapi jantan berbadan cokelat agak kuning dan memiliki dua buah tanduk panjang 14 centimeter. Sapi tersebut diperkirakan berumur 2,5 tahun. Kondisi sapi tergeletak dengan kondisi kaki terikat tali tampar.

Selanjutnya tim Resmob melakukan penyisiran di seputaran lokasi serta dilakukan hunting untuk mengejar para pelaku. Petugas menyisir di sekitar lokasi, tepatnya di daerah Dokaran Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore.

Tidak kurang dari enam jam, tim Resmob berhasil mengamankan salah satu pelaku atas nama Ponaidi, 36, warga Dusun Krajan II, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Jember. ”Pelaku berhasil kami amankan setelah ada warga yang mengetahui ciri-cirinya. Saat kami sergap di pinggir jalan yang bersangkutan justru malah kabur hingga akhirnya terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan,” jelas Panji.

Setelah diamankan, Ponaidi mengaku jika melakukan aksi kejahatan tindak pidana pencurian sapi tersebut bersama dua orang temannya, yakni SB dan KB yang masih dalam pencarian petugas dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Banyuwangi.

Di hadapan petugas, Ponaidi mengaku jika KB bertugas sebagai eksekutor atau pemetik. Sementara SB bertugas membantu menaikkan sapi hasil curian ke dalam mobil. Sementara Ponaidi bertugas sebagai sopir.

(bw/ddy/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia