Minggu, 17 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Gelar Kejurkab, PSTI Nilai Skill Atlet Sepak Takraw Meningkat Pesat

15 Januari 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DEMI PORPROV: Atlet sepak takraw bertanding di Kejurkab Sepak Takraw Banyuwangi di Aula UNIBA, Sabtu (13/1)

DEMI PORPROV: Atlet sepak takraw bertanding di Kejurkab Sepak Takraw Banyuwangi di Aula UNIBA, Sabtu (13/1) (Fredy Rizki/RaBa)

Share this          

BANYUWANGI – Sekitar 58 tim sepak takraw dari berbagai jenjang sekolah di Banyuwangi kemarin (13/1) bertarung di Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Sepak Takraw se- Banyuwangi yang digelar di Aula Universitas PGRI Banyuwangi. Kejurkab ini sendiri digelar selama dua hari sejak Sabtu (12/1) lalu.

Even tersebut memainkan empat kelas pertandingan. Yaitu kelas SD putra, SMP putra, SMA/SMK Putra dan Putri Umum. Kelas SD dan SMP diproyeksikan untuk pembinaan dan pembibitan atlet sepak takraw, sedangkan kelas SMA/SMK Putra dan Putri umum ditujukan untuk menyeleksi tim dan atlet yang akan diberangkatkan di Porprov Jatim.

Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Banyuwangi Pujo Waluyo mengatakan, ada beberapa peningkatan dalam penampilan tim-tim di Kejurkab kali ini. Pujo melihat, setiap tim memiliki permainan yang jauh lebih baik dari pada kejurkab tahun lalu. hal ini menurut Pujo akan memberikan dampak positif kepada kesiapan tim Porprov yang rencananya akan diberangkatkan oleh cabornya. “Anak-anak semakin termotivasi, jadi permainan mereka meningkat. Kita juga menjanjikan akan menurunkan tim di Porprov. Hal ini semakin memotivasi persiapan dan kemampuan anak-anak,” terang Pujo.

Binpres PSTI, Salim menambahkan, progress peningkatan kualitas tim yang ikut bertanding di Kejurkab hari itu mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak Porkab September 2018 lalu. Terutama di tim putri, Salim mengaku berharap cukup banyak pada para atlet putri. Tim-tim putri dari beberapa kecamatan seperti Kalibaru, Singojuruh, Muncar dan Bangorejo menurutnya sudah menunjukan kualitas skill yang mumpuni. Tinggal nantinya bagaimana PSTI bisa memanfaatkan waktu sampai Porprov untuk memoles mereka menjadi lebih matang.

“Kejurkab ini kita gunakan untuk melihat perkembangan mereka. Begitu juga tim putra, kita targetkan bisa lebih siap seperti tim putri, kita sudah sepakat akan main di Porprov.  Sementara kita coba dekati wali atlet untuk tambahan anggaran,” jelasnya.

Dalam Kejurkab tersebut tim dari SDN 2 Kalibaru Manis berhasil menggondol medali emas, disusul SMPN 3 Bangorejo yang juga menjadi juara 1 di kelas SMP Putra. Kemudian di kelas SMA SMK, medali emas menjadi milik SMK Darul Anwar Singojuruh.  Sedangkan untuk kategori putri umum, kembali digondol tim dari SMPN 3 Bangorejo.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia