Sabtu, 23 Mar 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Travelling

Perbaikan Fasilitas, Wisata Pantai Grand Watudodol Ditutup Sementara

10 Januari 2019, 18: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BERSOLEK: Pengunjung menikmati suasana pantai di kawasan GWD beberapa waktu lalu.

BERSOLEK: Pengunjung menikmati suasana pantai di kawasan GWD beberapa waktu lalu. (DOK.RaBa)

BANYUWANGI – Pantai Grand Watudodol (GWD), ditutup untuk umum sejak Senin (7/1). Penutupan sementara hingga tanggal yang belum ditentukan itu diberlakukan lantaran pemkab tengah merenovasi salah satu destinasi wisata unggulan di Banyuwangi tersebut.

Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Banyuwangi Iskandar Azis mengatakan, pembenahan GWD dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan kepada pengunjung. Karena beberapa bagian bangunan di lokasi wisata tersebut memerlukan perbaikan. ”Kami ingin pengunjung bisa mendapatkan kenyamanan berwisata di GWD. Dengan demikian image GWD sebagai destinasi wisata internasional bisa terjaga,” ujarnya kemarin.

Iskandar menuturkan, pembukaan kembali GWD akan dilakukan setelah renovasi tempat wisata yang berlokasi di perbatasan Kecamatan Kalipuro dan Wongsorejo itu selesai. ”Kami belum bisa pastikan sampai kapan ditutup, bisa satu bulan lebih. Semua tergantung lamanya waktu yang diperlukan untuk pembenahan,” tuturnya.

Dikatakan, pembenahan dilakukan terhadap beberapa bagian bangunan yang ada di kompleks GWD. Bangunan yang akan direnovasi meliputi musala, toilet, selasar, dan beberapa bagian bangunan warung. ”Pembenahan dilakukan karena ada beberapa bagian bangunan yang rusak atau bocor.  Pembenahan juga dilakukan pada area taman karena terdapat beberapa pohon yang mengering di musim kemarau lalu,” kata dia.

Sembari melakukan pembenahan infrastruktur bangunan, pemkab juga melakukan penataan pedagang dan manajemen pengelolaan GWD oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Pemkab akan memberikan pelatihan ulang kepada para pedagang dan Pokdarwis setempat untuk meningkatkan kualitas pengelola dan pedagang dalam melayani wisatawan. ”Kami akan melatih pedagang dan pengelola GWD tentang manajemen pengelolaan tempat wisata. Misalnya bagaimana menjaga kebersihan lingkungan, menyajikan menu makanan untuk wisatawan, hingga pengelolaan parkir maupun cara dalam menyambut wisatawan,” pungkasnya.

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia