Rabu, 27 Mar 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Lifestyle

Anggaran Porprov Belum Pasti, Persani Fokus Hadapi O2SN

09 Januari 2019, 07: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

TERUS BERLATIH: Atlet Persani Banyuwangi saat melakukan latihan rutin di Kantor KONI Banyuwangi.

TERUS BERLATIH: Atlet Persani Banyuwangi saat melakukan latihan rutin di Kantor KONI Banyuwangi. (Persani BWI For RaBa)

BANYUWANGI – Menyusutnya anggaran hibah untuk pembinaan olahraga tampaknya mulai berdampak kepada program dari cabang olahraga. Jika sebelumnya prestasi Porprov menjadi prioritas untuk tahun ini, kini cabor mulai membidik even lainnya.

Salah satunya cabang olahraga senam, Pengurus Persatuan Senam Indonesia (Persani) Banyuwangi tahun ini memilih untuk fokus ke even-even kompetisi berjenjang seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Pengurus Persani, Nurhayani mengatakan jika melihat belum jelasnya besaran anggaran yang akan diperoleh nanti membuat cabornya lebih fokus untuk mempersiapkan even yang sudah ada di depan mata.

Seperti O2SN yang akan digelar mulai 26 Februari mendatang untuk seleksi Kabupaten. Nurhayani mengaku sudah mempersiapkan sekitar 25 atletnya yang berusia sekolah dasar untuk mengikuti even tersebut. Apalagi tahun ini kuota dari atlet senam untuk O2SN yang disediakan Dinas Pendidikan cukup banyak, yaitu sekitar 11 atlet dengan perincian 4 atlet putra dan tujuh atlet putri.

“Untuk kelas Artistik sudah ada dua belas atlet yang kita siapkan, untuk ritmik ada lima atlet dan aerobic gymnastic ada sekitar delapan atlet. Mereka sudah mempersiapkan diri sejak setahun lalu, jadi kita lebih fokus kali ini,” ujar ibu satu anak itu. dia juga mengatakan, pada O2SN tahun lalu, Banyuwangi bisa menyumbang satu medali perunggu melalui cabor senam.

Dengan kuota hanya dua orang atlet. Karena itu kali ini dengan kuota yang lebih besar dan persiapan yang lebih matang, Nurhayani optimis bisa mendulang medali lebih banyak daripada tahun lalu. karena itu menurutnya lebih realistis untuk mempersiapkan atletnya di kompetisi O2SN. “Nanti kita seleksi dulu sebelum ikut seleksi kabupaten, potensi atlet senam Banyuwangi ini cukup besar, fisiknya juga bagus karena itu kita optimistis,” tegasnya.

Sementara itu, terkait Porprov  Jatim, Nurhayani mengaku tak ingin fokus ke sana terlebih dulu. Apalagi menurutnya untuk mengikuti Porprov diperlukan anggaran yang tidak sedikit. “Atletnya tetap kita siapkan. Ada dua orang untuk kelas artistic. Tapi kita belum tahu bagaimana karena melihat anggarannya seperti itu,” tandasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia