Sabtu, 23 Mar 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Tiga Kandidat Bersaing di Arena Konfercab PMII Banyuwangi

07 Januari 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Nindi Febriandini, Steering Committee Konfercab PMII Banyuwangi

Nindi Febriandini, Steering Committee Konfercab PMII Banyuwangi (Shulhan Hadi/RaBa)

BANYUWANGI - Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banyuwangi akan segera berganti. Masa kepemimpinan Puri Ayu Indra Kusuma Dewi akan segera berakhir dengan ditandai Konferensi Cabang pada 11 Januari mendatang di Songgon.

Salah satu Steering Committee Konfercab PMII Nindi Febriandini mengungkapkan, selain bentuk pertanggungjawaban pengurusan selama menjabat, acara ini juga akan memilih ketua cabang berikutnya. ”Tidak hanya soal ketua, program dan LPj juga penting,” terangnya.

Nindi menambahkan, untuk pencalonan ketua, panitia mengakomodasi semua kader untuk bisa maju dengan regulasi yang wajar dan sesuai aturan. Siapa pun nanti bisa meneruskan kepemimpinan di Cabang PMII Banyuwangi. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini panitia akan membuka waktu pendaftaran calon ketua sebelum pelaksanaan. Langkah ini diambil agar pelaksanaan konfercab lebih lancar dan efektif. ”Kita buka pendaftaran calon ketua,” ucapnya.

Saat ini, ada 16 suara dari Komisariat dan Rayon PMII yang tersebar di beberapa perguruan tinggi. Kemampuan lobi dan pendekatan kandidat akan diuji untuk meraup suara terbanyak. Untuk bisa memenangi konferensi ini, setiap kandidat akan berlomba berebut suara dari Komisariat dan Rayon.

Nindi menyebutkan saat ini di Banyuwangi tercatat terdapat 17 suara meliputi IAI Ibrahimy 4 suara, Untag Banyuwangi 3 suara, Uniba 1 suara, STES 1 suara, IAIDA Blokagung 4 suara, STAI Darul Ulum Muncar 1 suara, dan STIB Cluring 3 suara. ”Masing-masing kader tentu mendukung kader dari almamaternya,” ungkapnya.

Saat ini dari sejumlah kader PMII, setidaknya ada tiga nama yang mulai diembuskan. Mereka adalah Fina Mawaddah dari Untag Banyuwangi, Dimas Heru dari Uniba, dan Bayu Setiawan dari IAI Ibrahimy. Namun tidak menutup kemungkinan aka nada tambahan kandidat yang mendaftar. ”Semua berpeluang, tetapi masih ada tiga nama,” terangnya.

Menyikapi kabar ini, saat dikonfirmasi, hanya Mawaddah dari Untag Banyuwangi yang tersambung. Dia menjelaskan dirinya siap-siap saja jika memang ada yang mendukung untuk maju. Kendati demikian, dia menyebutkan semua baru bisa diketahui setelah masa pendaftaran calon berakhir. ”Kalau namaku muncul. Itu berarti saya mencalonkan,” terang Ketua KOPRI ini.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia