Selasa, 18 Jun 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

SMPN 2 Srono Raih Sekolah Adiwiyata Nasional 2018

03 Januari 2019, 06: 50: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

SEMANGAT: Kepala SMPN 2 Srono Sukirno dalam acara penyerahan penghargaan adiwiyata nasional dan mandiri 2018 di Jakarta.

SEMANGAT: Kepala SMPN 2 Srono Sukirno dalam acara penyerahan penghargaan adiwiyata nasional dan mandiri 2018 di Jakarta. (DANNY EKA FOR JAWAPOS.COM)

SRONO-SMPN 2 Srono menorehkan prestasi yang gemilang. Di akhir tahun 2018, sekolah yang berlokasi di Desa Sukonatar, Kecamatan Srono itu mendapat piagam penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Piagam penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar pada kepala SMPN 2 Srono Sukirno, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat pada Jumat (21/12).

Kepala SMPN 2 Srono Sukirno mengatakan sekolah adiwiyata itu sekolah yan peduli lingkungan yang sehat, bersih, dan indah. Dengan adanya program adiwiyata, diharapkan seluruh masyarakat di SMPN 2 Srono dapat menyadari lingkungan yang hijau, itu lingkungan yang sehat bagi kesehatan. “Perjalanan menuju ke adiwiyata nasional ini cukup panjang,” katanya.

BANGGA: Sukirno dengan piagam penghargaan sekolahnya sebagai sekolah adiwiyata nasional dari Kementerian LH dan Kemendikbud RI.

BANGGA: Sukirno dengan piagam penghargaan sekolahnya sebagai sekolah adiwiyata nasional dari Kementerian LH dan Kemendikbud RI.

Menurut Sukirno, sebelum memperoleh pridikat sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional, sekolahnya sudah memperoleh adiwiyata tingkat Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2015, dan sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 2016. “Di tahun 2018 ini, SMPN 2 Srono satu-satunya sekolah di Kabupaten Banyuwangi yang memperoleh adiwiyata tingkat nasional,” ujarnya.

Mendapat predikat sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional, terang dia, itu menjadi suatu kebanggan, kerja keras yang dilakukan seluruh keluarga besar SMPN 2 Srono telah memperoleh hasil. “Target kita selanjutnya memperoleh adiwiyata Mandiri,” ungkapnya.

Sukirno menyebut yang dilakukan sekolahnya untuk memperoleh adiwiyata tingkat nasional itu, menata sekolah hingga tampak hijau, bersih, dan indah. Dalam proses pembelajaran juga ada kurikulumnya yang diajarkan tentang lingkungan hidup. “Kami mempunyai tim adiwiyata dari guru-guru pilihan, merekalah yang berperan aktif mewujudkan adiwiyata nasional ini,” cetusnya.

Setelah mendapatkan penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional, masih kata dia, SMPN 2 Srono menjadi sekolah yang nyaman sehinga siswa dapat betah berada di lingkungan sekolah. Para siswa lebih peduli lagi dengan lingkungan sekolah. “SMPN 2 Srono menjadi sekolah favorit,” katanya.(abi)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia