Selasa, 10 Dec 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Ahmad Baso Ajak Generasi Muda Banyuwangi Dalami Naskah Kuno

28 Desember 2018, 06: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BELAJAR SEJARAH: Ahmad Baso menjelaskan persebaran kebudayaan mulai zaman Khalifah Usman bin Affan hingga ke kepulauan Indonesia.

BELAJAR SEJARAH: Ahmad Baso menjelaskan persebaran kebudayaan mulai zaman Khalifah Usman bin Affan hingga ke kepulauan Indonesia. (SHULHAN HADI/RABA)

Share this          

BANYUWANGI – Cendekiawan Ahmad Baso singgah di Banyuwangi, Rabu (26/12). Selama di Bumi Blambangan, pria yang terkenal dengan sebutan Gurutta ini menggelar kelas pengenalan karya klasik kepada para generasi muda.

Bertempat di Kantor PCNU Banyuwangi, Baso mengungkapkan, saat ini semakin sedikit kajian ilmiah yang merujuk sumber asli dari Nusantara. Sebagian besar hanya mengandalkan hasil penelitian barat. Padahal, para peneliti barat menggunakan sumber pustaka dari naskah kuno. Menurutnya, saat ini sudah saatnya para pengkaji mulai menggunakan sumber utama. Baik berupa lontar maupun naskah-naskah kuno lainnya. ‘’Ya kita harus kembali ke sini,” ucapnya.

Dia menambahkan, kaitannya perkembangan Islam dan sejarah Banyuwangi, Baso mengungkapkan, ada banyak naskah yang membahas perkembangan ini. Salah satunya merupakan karya Sunan Giri kedua, atau putra Maulana Ishak yang lahir di Banyuwangi. Kitab tersebut sudah dicetak ulang oleh kalangan pujangga kerajaan saat itu untuk dikembangkan.

Baso menilai, generasi muda Banyuwangi memiliki kewajiban untuk mempelajari hal tersebut agar tidak hilang. ‘’Ini karya putra daerah Banyuwangi (Sunan Giri),” tegasnya sembari menunjukkan salinan lontar dari Bali.

Salah satu peserta Soleh, mengungkapkan dirinya sebenarnya tertarik dengan apa yang ada di dalam naskah-naskah Nusantara. Namun, dia mengakui jika baru menyadari. Tidak hanya itu, saat ini dia sama masih bingung bagaimana cara mempelajari tata cara membaca aksara Nusantara ini. ‘’Di sekolah dulu diajarkan, tapi ya kurang menarik. Sekarang tidak tahu sama sekali,” ujar pemuda yang juga THL di Pemkab Banyuwangi ini.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia