Rabu, 22 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Kejuaraan Berakhir, Atlet Bulutangkis Banyuwangi Boyong Piala

19 Desember 2018, 10: 05: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BERHASIL: Para juara mendapatkan piala dan juga uang pembinaan dari Dajrum Foundation di gedung Graha Bhakti Sport, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Jumat lalu (15/12).

BERHASIL: Para juara mendapatkan piala dan juga uang pembinaan dari Dajrum Foundation di gedung Graha Bhakti Sport, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Jumat lalu (15/12). (ZAINUL ARIFIN FOR JPRG)

GENTENG – Kejuaraan tingkat Kabupaten Banyuwangi yang digelar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bersama Djarum Foundation di gedung Graha Bhakti Sport, Desa Setail, Kecamatan Genteng, telah berakhir. Puluhan atlet belia boyong piala usai bertarung dalam kejuaran tingkat kabupaten itu.

Adapun para peraih penghargaan tersebut ialah atlet putra-putri remaja di nomor tunggal maupun ganda. Total bonus sebesar Rp 23 juta dan piala diberikan pihak Djarum Foundation kepada 104 atlet belia bertalenta. “Mereka adalah bibit atlet bulutangkis unggulan dari Banyuwangi,” ujar Zainul Arifin, panitia pelaksana kejurkab.

Menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Banyuwangi bersama Djarum Foundation,yang telah melahirkan para juara tersebut. “Nantinya mereka akan terus dibina. Karena yang terpenting yaitu mencetak mental para atlet muda itu,” imbuh Zainul.

Bukan menjadi hal yang mudah dalam meraih penghargaan bergengsi tersebut. Para atlet mengalami pasang surut performa di bawah asuhan sang pelatih. “Perjuangan mereka itu bukan hal yang mudah, sulit sekali. Dari segi power para atlet sudah terbilang kuat,” ucapnya.

Selain itu, dari sisi skill dan teknis, Kebanyakan para atlet belia tersebut hanya bisa pukulan keras saja. Tugas para pelatih yang terpenting untuk mengasah teknik pukulan-pukulan halus. Sebagai contoh, dalam mengiris bola itu seperti apa, ketika dalam keadaan tegang menghadapi lawan seperti apa. “Selain itu, mental mereka juga masih belum full,” terangnya.

Zaenul menyebut, para juara dalam kejuaraan ini bibit atlet bulu tangkis masa depan. Meraka itu akan mengharumkan nama Banyuwangi di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kejuaraan ini dibagi beberapa kategori tunggal, yakni tunggal putra-putri pra usia dini delapan tahun putra, pra usia dini delapan tahun putri, usia dini 10 tahun putra, dan usia dini 10 tahun putri. Kategori lain anak-anak 12 tahun putra, anak-anak 12 tahun putri, pemula 14 tahun putra, pemula 14 tahun putri, remaja 16 tahun putra, remaja 16 tahun putri, dewasa putra, dan dewasa putri.

Untuk kategori kelompok ganda, itu pra usia dini delapan tahun putra, pra usia dini delapan tahun putri, usia dini 10 tahun putra, anak-anak 12 tahun putra, anak-anak 12 tahun putri, pemula 14 tahun putra, remaja 16 tahun putra, dan dewasa.

“Uang pembinaan, piala dan piagam diberikan kepada seluruh atlet yang memperoleh juara I, II, III dan IV pada Jumat lalu (14/12). Kami berharap akan muncul atlet dengan talenta yang lebih lagi pada tahun depan,” pungkas Zainul.

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia