Jumat, 19 Jul 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Tanah Longsor, Tiang Listrik Ambruk, Kandangan dan Sarongan Blackout

02 Desember 2018, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MASIH PADAM: Petugas PLN Jajag memperbaiki instalasi listrik yang mengalami kerusakan akibat longsor di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Jumat (30/11).

MASIH PADAM: Petugas PLN Jajag memperbaiki instalasi listrik yang mengalami kerusakan akibat longsor di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Jumat (30/11). (PLN Gambiran For RaBa)

Share this          

PESANGGARAN - Dua desa terpencil di wilayah Pesanggaran, yakni Desa Sarongan dan Kandangan blackout, Jumat (30/11). Gara-garanya, salah satu tiang listrik yang ada di Gunung Gamping, Desa Sumberagung, ambruk setelah tanah di lereng gunung itu longsor.

Di dua desa terjauh itu, aliran listrik mulai padam sejak pukul 05.30. Hingga berita ini ditulis pukul 18.00, kondisi dua desa itu masih gelap. ”Listrik itu mati sejak pagi, ini sudah sore belum menyala,” ungkap Slamet, 30, warga Dusun Krajan, RT 2, RW 2, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran.

Tanah yang longsor di Gunung Gamping, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tidak hanya membuat aliran listrik di Desa Sarongan dan Kandangan padam. Tanah longsoran juga sempat menutupi badan jalan dan itu membuat jalur Desa Sumberagung dan Desa Kandangan terputus. ”Jalan sudah dibersihkan oleh alat berat milik PT BSI, kalau listrik masih dalam perbaikan,” ujar Kepala Desa Sumberagung Vivin Agustin.

Semetara itu, Humas PLN Jajag, Kecamatan Gambiran Jumadi mengatakan, satu unit tiang listrik beton patah akibat longsor. Dan itu membuat aliran listrik di Desa Sarongan dan Kandangan mati total. ”Saat ini petugas sedang melakukan penggantian tiang beton yang rusak itu,” ungkapnya.

Menurut Jumadi, tanah longsor di sekitar Gunung Gamping itu juga membuat sejumlah tiang listrik menjadi miring. Oleh karena itu, petugas juga harus memperbaiki semua tiang listrik yang miring tersebut. ”Estimasi akan selesai pekerjaan ini masih belum bisa dipastikan, karena ada beberapa tiang retak. Kami harus melakukan pengecekan agar tidak ada korsleting di wilayah tersebut,” pungkasnya. (abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia