Jumat, 19 Jul 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Manfaatkan Jerami untuk Silase Pakan Sapi

30 November 2018, 17: 11: 28 WIB | editor : Ali Sodiqin

MENGGUNUNG: Peternak sapi menumpuk jerami dari persawahan Blimbingsari di atas bak truknya untuk dibawa pulang ke Wongsorejo.

MENGGUNUNG: Peternak sapi menumpuk jerami dari persawahan Blimbingsari di atas bak truknya untuk dibawa pulang ke Wongsorejo. (Shulhan Hadi/RaBa)

Share this          

BLIMBINGSARI – Tidak hanya petani, musim panen padi ternyata juga menjadi berkah tersendiri bagi para peternak sapi. Mereka memanfaatkan jerami padi sisa panen untuk dijadikan pakan fermentasi. Bahkan, di antara mereka ada yang berasal dari Kecamatan Wongsorejo.

Seperti dilakukan Gigih, 44, dan sejumlah rekannya. Mereka sengaja datang ke Rogojampi dan Blimbingsari untuk mencari dan mengumpulkan jerami. Langkah ini diambil sebab mereka juga cukup kesulitan untuk mencari rumput. Kegiatan ini mereka lakukan setiap musim panen tiba. ”Ini gantinya rumput, sulit cari rumput,” terangnya.

Jerami yang mereka kumpulkan ini selanjutnya akan diolah menggunakan obat fermentasi agar tahan lama dan bisa dijadikan pakan ternak. Jerami tersebut selanjutnya akan menjadi pakan fermentasi atau biasa disebut silase. Sedangkan satu truk jerami mampu untuk persediaan cukup lama. ”Ini satu truk kuat untuk 10 sapi dalam 15 hari,” ucapnya.

Sedangkan jika semuanya dihitung bayar, per ekor sapi membutuhkan setidaknya Rp 15 ribu setiap harinya. Sehingga jika 10 ekor kurang lebih Rp 150 ribu. Jika jumlah itu dihitung sampai 15 hari, maka pengeluaran cukup banyak. Sedangkan untuk mencari jerami mereka hanya perlu biaya kendaraan dan tenaga saja. ”Selisihnya banyak. Ini juga sehat untuk sapi,” ungkapnya.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia