Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Ekonomi Bisnis

Stan Khusus Ngopi Pasar Blambangan Sudah Beroperasi, Ini Penampakannya

29 November 2018, 08: 05: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PASAR KULINER: Warga menikmati kuliner di deretan stan yang baru selesai dibangun di Pasar Banyuwangi.

PASAR KULINER: Warga menikmati kuliner di deretan stan yang baru selesai dibangun di Pasar Banyuwangi. (Almita Rosa For RaBa)

BANYUWANGI – Renovasi tempat ngopi di Pasar Banyuwangi sudah selesai pekan lalu. Beberapa pedagang sudah mulai berjualan di deretan stan tersebut sejak Selasa (27/11).

Renovasi itu berlangsung selama empat bulan terakhir. Pihak kontraktor sudah menyerahkan bangunan stan khusus ngopi tersebut kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Senin lalu (26/11). Penyerahan itu juga ditandai dengan selamatan sederhana pada hari Minggu malam (25/11).

Hasil pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, stan tersebut langsung ditempati pedagang mulai kemarin. Namun, tidak semua warung benar-benar buka. Meski begitu, tempat menikmati kopi tersebut tampak lebih rapi.

Bangunan yang didominasi bahan kayu itu mengusung tema motif batik Gajah Oling. Nuansanya terasa sekali khas Banyuwangi. Warung-warung tersebut ditambahkan ornamen kayu ukiran yang menambah cantik deretan bangunan yang sebelumnya terkesan kumuh tersebut.

Para pedagang terlihat antusias dengan keadaan lokasi baru itu. Dari 22 unit kios baru, hanya beberapa yang sudah terisi. Sedangkan beberapa kios tampak melakukan persiapan dan pengisian dagangan.

Salah satu pedagang, Hariyana, 48, warga Lingkungan Ujung, Kelurahan Kepatihan mengaku, bahagia dengan kios baru itu. ”Saya mulai hari Senin menempati. Kita semua senang,” ujarnya dengan pandangan berbinar.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pasar pada Disperindag Banyuwangi Nawari menyebut, kawasan tersebut digunakan buat sebagai pasar kuliner. ”Pasar kuliner dengan ciri khas Banyuwangi yaitu dengan ukir-ukiran (motif) Gajah Oling,” ujarnya.

Nawari menambahkan, pemkab berharap pasar tersebut selalu terjaga kebersihannya. Karena selain untuk tempat belanja, lokasi itu juga menjadi tempat kuliner. Pasar tersebut juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ”Jika pasar bersih juga cantik, pasti masyarakat penasaran dan ingin datang lagi. Ini juga bisa buat foto-foto,” pungkasnya. (mg1)

(bw/rbs/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia