Rabu, 22 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Gelar Festival, Hockey Banyuwangi Cari Tim Field Porprov Jatim

28 November 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

CARI FORMASI: Sebanyak 12 tim hoki se-Banyuwangi bertanding di lapangan atletik GOR Tawangalun, Minggu (25/11).

CARI FORMASI: Sebanyak 12 tim hoki se-Banyuwangi bertanding di lapangan atletik GOR Tawangalun, Minggu (25/11). (Fredy Rizki/RaBa)

GIRI – Dua belas tim hoki yang terdiri dari tujuh tim putra dan lima tim putri berkompetisi di kejuaraan kabupaten hoki Banyuwangi yang digelar di lapangan atletik GOR Tawangalun, Minggu (25/11). Kejuaraan bertajuk Festival Hockey ini digelar untuk mencari tim terbaik yang akan digunakan Federasi Hockey Indonesia (FHI) Banyuwangi di Porprov Jatim 2019 mendatang.

Ketua Harian FHI Banyuwangi Wafi Faturrohman mengatakan, andalan Banyuwangi untuk cabor hoki adalah tim outdoor atau field. Di Porprov Jatim 2015 lalu, Banyuwangi berhasil menggondol satu perak di kelas tersebut. Karena itu, di festival ini dirinya berniat untuk mencari tim terbaik yang bisa disiapkan di kejuaraan multievent empat tahunan tersebut.

”Untuk tim indoor sudah kita seleksi waktu Porkab 2015 lalu. Ini tinggal tim field-nya,” ujar mantan gelandang tim Hoki Banyuwangi tersebut. Tim-tim yang berlaga di festival tersebut, menurut pria yang akrab disapa Fathur itu, sebagian besar adalah tim baru yang usia pembinaannya baru sekitar setahun. Hanya satu tim dari SMK PGRI 1 Giri saja yang menurutnya memiliki jam terbang paling tinggi.

Meski demikian, Fatur mengatakan tidak menutup kemungkinan muncul pemain bagus dari tim-tim yang belum lama terbentuk tersebut. ”Kalau yang SMP rata-rata masih satu tahun terbentuk. Mereka secara fisik pasti tidak sekuat yang SMA atau SMK, tapi secara teknik kita lihat sudah merasa, karena itu nanti kemungkinan mereka perkuat tim inti tetap besar,” jelasnya.

Dari seluruh posisi pemain, Fatur menambahkan jika dirinya sangat membutuhkan posisi pemain penyerang bertipe finisher yang tajam. Karena itu, tim untuk Banyuwangi nanti menurutnya akan diisi dari kombinasi seluruh tim terbaik yang tengah bertanding. ”Misi kita di Porprov mempertahankan gelar di Porprov lalu. Rentang Porprov yang terlalu panjang membuat regenerasi atlet sulit kita siapkan, tapi kita optimistis bisa penuhi target,” tandas pria 25 tahun itu.

Sementara itu, terkait Porprov, Bendahara FHI Banyuwangi Dini mengatakan masih akan menyesuaikan kuantitas tim yang diberangkatkan dengan dana yang diperoleh di tahun depan. Dia pun mengatakan akan mengirim tim paling siap. ”Jika nanti hanya cukup untuk mendanai satu tim, ya kita berangkatkan satu tim saja. Hoki ini tim beregu, butuh dana yang tidak sedikit,” ungkapnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia