Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Gara-gara Anggaran Minim, Banyuwangi Tanpa Target di Porprov 2019

21 November 2018, 08: 10: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PUSING BERSAMA: Puluhan pengurus cabor rapat dengan pengurus KONI membahas anggaran pembinaan olahraga 2019, Senin (19/11).

PUSING BERSAMA: Puluhan pengurus cabor rapat dengan pengurus KONI membahas anggaran pembinaan olahraga 2019, Senin (19/11). (Fredy Rizki/RaBa)

BANYUWANGI – Keputusan Pemkab Banyuwangi untuk memberikan bantuan hibah pembinaan olahraga kepada KONI Banyuwangi sebesar Rp 2,75 miliar untuk tahun 2019 mendatang langsung disikapi oleh para pengurus cabor. Senin (19/11), perwakilan para pengurus cabor menggelar rapat bersama pengurus KONI untuk memusyawarahkan konsep mereka di tahun 2019 mendatang.

Dalam rapat tersebut, cabor bersama-sama mencari solusi untuk dana pembinaan yang jauh lebih kecil dari tahun sebelumnya yang memiliki nominal sebesar Rp 5,5 miliar. Tahun ini, sebenarnya KONI mengajukan anggaran sebesar Rp 9 miliar, dengan peruntukan pembinaan dan pemberangkatan di Porprov Jatim 2019. Namun, karena jumlah anggaran cukup jauh, dalam rapat kemarin ada tiga opsi yang dilemparkan.

Opsi pertama, dana hibah akan diberikan seluruhnya untuk pembinaan cabor. Atau dengan kata lain cabor tidak akan ikut Porprov Jatim. Opsi kedua, cabor menyerahkan seluruh dana kepada KONI untuk digunakan dalam keikutsertaan Porprov. Opsi ini membuat cabor tidak menerima dana untuk pembinaan selama setahun. Sedangkan opsi terakhir adalah menyerahkan dana ke cabor dan mempersilakan cabor untuk mengelola sendiri. Apakah digunakan untuk Porprov, atau hanya pembinaan.

Mayoritas dari pengurus cabor kemudian memilih opsi ketiga sebagai solusi penggunaan dana hibah olahraga. Dengan kata lain, cabor bisa menentukan sendiri jumlah kontingen yang akan mereka berangkatkan. Atau bahkan tidak mengikuti Porprov sama sekali. ”Pembinaan dan pemberangkatan Porprov bagi kami sama-sama penting. Jadi, saya pilih opsi ketiga. Cuma nanti pemberangkatan tergantung dana,” ujar Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia Eko Budi.

Pria yang akrab disapa Eko Tank itu menambahkan, sebenarnya gulat sudah menargetkan empat emas di Porprov Jatim 2019 mendatang. Namun, dengan kondisi anggaran seperti saat ini, dia kini tidak berani mengatakan target. Karena, otomatis mereka juga tidak bisa memastikan pemusatan latihan (TC) dan reward bagi atlet yang selama ini menjadi stimulus bagi para pejuang olahraga. ”Kalau reward hanya satu atau dua juta mungkin bisa kita pikirkan. Tapi kalau mengacu seperti Porprov tahun lalu, emas dapat Rp 12 juta apalagi Rp 15 juta, ya kita gak sanggup,” tegasnya.

Senada dengan gulat, cabang olahraga drum band juga mengaku tidak berani menargetkan muluk-muluk. Apalagi untuk drum band yang notabene cabor beregu, membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk memberangkatkan atlet. ”Dengan kondisi ini pada akhirnya kita harus mencari atlet yang loyal di Porprov nanti. Karena perjalanan masih panjang, ada TC, belum lagi pemberangkatan. Kita juga butuh minimal empat kostum. Jadi, untuk target mungkin kalau hanya perak bisa. Tapi kalau maksimal belum dulu,” ujar Ketua Harian Persatuan Drumband Indonesia Hanif Irianto.

Sementara itu, Sekretaris KONI Banyuwangi Mukayin menanggapi nominal pembinaan itu dengan datar. Dia mengatakan, dengan dana sebesar itu, pihaknya tidak berani menargetkan posisi perolehan medali Banyuwangi di Porprov Jatim 2019 mendatang yang akan digelar di empat kabupaten kota. Bahkan, menurutnya, beberapa program seperti TC atlet dan reward atlet harus ditiadakan oleh KONI.

Sebaliknya, program-program tersebut akan dikembalikan kepada pengurus cabor yang sudah diberi wewenang untuk mengelola dana pembinaan. Apakah nanti tetap menggunakan TC dan reward dalam pemberangkatan Porprov atau tidak. ”Tadi rekan-rekan cabor sepakat akan meminta hearing dengan DPRD. Poin yang akan kita sampaikan di antaranya meminta penjelasan anggaran ini difokuskan untuk apa, selain itu kita cari kemungkinan untuk tambahan anggaran, karena dengan jumlah ini sudah jelas jauh di bawah kebutuhan kita,” tandasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia