Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Kian Tak Jelas, Istri Tersangka Pembacokan Diduga Dibawa Lari

15 November 2018, 08: 05: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

KOORDINASI: Kapolsek Kabat AKP Supriyadi bersama jajaran Unit Reskrim Polsek Kabat.

KOORDINASI: Kapolsek Kabat AKP Supriyadi bersama jajaran Unit Reskrim Polsek Kabat. (Shulhan Hadi/RaBa)

KABAT – Hingga dua hari usai kasus pembacokan terhadap Yuli Mardianto, 26, upaya penyidikan terhadap tersangka masih belum menunjukkan temuan baru. Mengingat kejadian yang menimpa warga Dusun Krajan, Desa Dadapan, Kabat, ini dipicu dugaan tersangka M. Taufik yang menuduh korban melarikan istrinya.

Kapolsek Kabat AKP Supriyadi menyebutkan, saat ini pemeriksaan terhadap tersangka masih berjalan di tempat. Terkait desas-desus yang menyebutkan istri tersangka dibawa lari korban, dari hasil pemeriksaan hal itu diketahui, anak tersangka memang menyebutkan ibunya lari bersama seorang laki-laki. ”Anaknya bilang ibunya bersama Om. Tapi Om siapa, tidak jelas,” ucapnya.

Supriyadi menambahkan, saat ini tersangka mengaku menyesali perbuatan gegabahnya tersebut. ”Dia mengaku menyesal,” terangnya.

Semestinya, atas menghilangnya istri tersangka ini, Kapolsek menganjurkan pihak keluarga atau tersangka selaku suami yang sah bisa melaporkan ke pihak kepolisian. ”Ya bisa saja kalau mau lapor, (tapi) tidak ada laporan,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, diduga karena persoalan rumah tangga, sepasang suami istri, Nurhayatin, 23, dan Yuli Mardianto, 26, pada Minggu siang menjadi korban pembacokan. Peristiwa yang terjadi di RT 3 RW 5, Dusun Krajan, Desa Dadapan ini dilakukan oleh M. Taufik, warga setempat yang juga merupakan kakak ipar korban.

Akibat kejadian ini, korban Yuli mengalami luka di sekujur tubuh dan dilarikan ke RS Fatimah. Sedangkan Nurhayatin terkena sabetan pisau pada jari manis kirinya. Sedangkan tersangka berhasil diamankan polisi pada sore hari itu juga.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia