Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Travelling

Bus Bergambar Gandrung Berseliweran di Jalanan London

14 November 2018, 11: 05: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

WONDERFUL INDONESIA: Bus bergambar penari gandrung melintas di jalanan Kota London, Inggris.

WONDERFUL INDONESIA: Bus bergambar penari gandrung melintas di jalanan Kota London, Inggris. (Kemenpar For RaBa)

BANYUWANGI – Promosi pariwisata Banyuwangi kembali menyasar Eropa. Kali ini, bertepatan dengan pameran wisata terbesar di dunia, World Travel Mart di London, branding Banyuwangi menghiasi sejumlah taksi dan sarana transportasi umum kota di Ibu Kota negara Inggris tersebut.

Promosi wisata Banyuwangi tersebut difasilitasi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Pihak Kemenpar memanfaatkan momentum berkumpulnya para pelaku industri pariwisata dunia tersebut untuk menebar branding pariwisata Indonesia.

Bupati Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas dukungan Kemenpar yang terus mempromosikan Banyuwangi di kancah internasional. Berbagai branding mulai tarian gandrung dan Taman Wisata Alam (TWA) Ijen saat ini berseliweran di London. ”Saya bangga mendapatkan kiriman foto Pak Menteri Pariwisata Arief Yahya berpose di depan Black Cab Taxi ada latar penari gandrung dan Kawah Ijen. Bukti bahwa promosi ini sebagai bentuk dukungan Kemenpar terhadap pariwisata Banyuwangi. Terima kasih kepada pemerintah pusat yang selalu mendukung Banyuwangi,” ujarnya.

Anas mengaku, promosi dari Kemenpar ini berpengaruh pada angka kunjungan wisatawan ke Banyuwangi yang terus mengalami peningkatan. Per 2017, ada 98 ribu wisatawan asing yang berkunjung ke daerah berjuluk the Sunrise of Java ini. Sedangkan total wisatawan Nusantara mencapai 4,9 juta. ”Hasil yang kita dapat sangat signifikan ketika kita memilih pariwisata sebagai gerak kemajuan daerah. Perekonomian terdongkrak, transportasi berjalan lancar, dan agen wisata berkembang. Hotel sampai homestay mendapatkan imbas. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk kuliner juga mendapatkan cipratan ekonomi,” kata dia.

Menurut Anas, Kemenpar selalu jeli memilih cara untuk memperkenalkan pariwisata Indonesia ke mancanegara. ”Momentum yang diambil selalu tepat, seperti promosi saat perhelatan World Travel Mart di London, Inggris saat ini. Ini sangat membantu daerah mendatangkan wisatawan ke Banyuwangi. Sehingga target kunjungan wisatawan dari Pak Jokowi bisa tercapai,” kata dia.

Secara terpisah, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya mengatakan bahwa strategi pemasaran pariwisata harus dilakukan dengan tepat. ”Promosi yang dipersiapkan dengan baik, akan mendapatkan impact yang positif juga. Untuk itu, kita selalu menyiapkan strategi untuk memperkenalkan Wonderful Indonesia ke mancanegara. Salah satunya dengan branding di Black Cab Taxi,” katanya.

Menurutnya, Black Cab Taxi memiliki mobilitas yang tinggi. Dengan demikian, branding yang dilakukan menjadi tepat. Karena, Wonderful Indonesia tidak hanya dilihat warga London, tetapi juga wisatawan dan pelaku industri pariwisata dari berbagai belahan dunia yang hadir di WTM London 2018. ”Ada tiga Open Great Bus yang dibalut full wrap selama November ini. Lalu ada branding Gandrung Banyuwangi di Open Great Bus yang dibungkus Mega Rear. Ada juga 350 taksi yang berbalut full wrap. Sedangkan dua unit Open Great Bus akan dibungkus Wonderful Indonesia selama 5 pekan,” kata dia merinci.

Strategi branding Banyuwangi di mancanegara ini bukan yang pertama dilakukan Kementerian Pariwisata. Hal ini sudah dilakukan di London sejak 2016, 2017. ”Momen akbar Piala Dunia 2018 di Rusia juga tidak dilewatkan Kemenpar. Ada dua kota besar di Rusia yang ditebar brand Wonderful Indonesia, termasuk Kawah Ijen dan penari Gandrung,” kata Nia.

Dalam keterangan tertulis, Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat mendukung branding yang ditebar di World Travel Mart London. ”Brand Wonderful Indonesia sudah mendunia. Sudah banyak dikenal di mancanegara. Namun, tetap kita harus promosi. Harus mengenalkan hal-hal baru dan menarik kepada wisatawan. Kita buat mereka penasaran dengan Wonderful Indonesia. Tujuannya, agar mereka mau datang ke Indonesia,” pungkasnya.

(bw/sgt/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia