Selasa, 20 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Ratusan Siswa Diktama Tempuh Pendidikan Pelaut di Banyuwangi

Selasa, 06 Nov 2018 09:35 | editor : Ali Sodiqin

SIAP BELAJAR: Ratusan siswa TNI AL menerima  materi dari pelatih di atas geladak KRI Surabaya, Minggu (4/11).

SIAP BELAJAR: Ratusan siswa TNI AL menerima materi dari pelatih di atas geladak KRI Surabaya, Minggu (4/11). (Fredy Rizki/RaBa)

KALIPURO – Kapal perang KRI Surabaya merapat di dermaga Tanjungwangi, sore kemarin. Kapal buatan Korea di bawah komando Koarmada 2 itu mengantarkan ratusan siswa TNI AL yang tengah menempuh pendidikan pelaut di Banyuwangi.

Direktur Latek Pelayaran Gabungan Wira Jala Yudha Kolonel Laut (P) Tunggul melalui  Komandan Satgas Latihan Letkol Laut (P) Hasto Sarwono mengatakan, ada ratusan siswa TNI AL yang mendarat bersama KRI Surabaya. Mereka berasal dari berbagai lembaga pendidikan di bawah Pusdik TNI AL.  Dengan rincian 80 siswa Dikmapa dari lulusan perwira karir angkatan ke-25. Di dalamnya juga ada 11 siswi. Ada juga 291 siswa Diktama.

”Sebelumnya kita mengunjungi Kupang dan Banongan. Di Banongan, 438 siswa dari Dikmata Marinir kita turunkan. Sisanya kita bawa ke sini untuk mendapatkan pendidikan langsung terkait pelayaran dan materi lainya,” jelas perwira TNI AL sal Surabaya itu.

Dia menambahkan, secara garis besar para siswa TNI AL tersebut diberi kesempatan untuk bisa mengaplikasikan materi yang mereka terima selama pendidikan dalam pelayaran. Para siswa yang memiliki basic keahlian berbeda seperti administrasi, kesehatan, kemampuan teknik dan elektronik ini perlu diberi kesempatan untuk bisa menampilkan atau menunjukan hasil pendidikan mereka di masyarakat.     “Dalam setahun agenda semacam ini bisa dilakukan dua kali, periode Januari-April dan seperti sekarang ini,” kata pria yang pernah bertugas di KRI Pulau Raas itu.

KRI Surabaya, kata Hasto, berada di Banyuwangi hingga Rabu pagi (7/11). Selama di Banyuwangi, ratusan siswa ini mendapatkan materi untuk jaga darat. Selain itu, melakukan beberapa kegiatan sosial seperti donor darah dan bersih-bersih  pantai.

Mereka juga mengunjungi beberapa sekolah untuk mempromosikan TNI Angkatan Laut. Termasuk courtesy call atau kunjungan kehormatan ke beberapa stake holder di Banyuwangi seperti Bupati, Dandim, dan Kapolres.

”Itinya kita ingin para siswa bisa membaur di tengah masyarakat dan mengaplikasikan hasil pendidikan. Selain itu kita juga mempromosikan kepada masyarakat tentang perkembangan TNI AL,  termasuk kepada para siswa yang ingin bergabung dengan TNI AL,” tegasnya.

Komandan KRI Surabaya Letkol Laut (P) Heru Samsuk Hidayat menambahkan, KRI yang dipimpinya memiliki spesifikasi. Di antaranya mampu melaju hingga 16 knot.  Kapal yang masuk dalam satuan Kapal Amfibi Koarmada 2 ini memiliki panjang 122 meter dengan lebar 22 meter. ”Ada 125 ABK kita, 10 di antaranya Kowal,” tandasnya.

(bw/fre/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia