Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Kapolda Ajak Santri Perangi Berita Hoax

10 Oktober 2018, 12: 00: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

DISAMBUT: Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung KH Ahmad Hisyam Syafa’at mengalungkan serban kepada Kapolda Jatim Irjen (Pol) Luki Hermawan, di kompleks Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, kemarin (9/10).

DISAMBUT: Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung KH Ahmad Hisyam Syafa’at mengalungkan serban kepada Kapolda Jatim Irjen (Pol) Luki Hermawan, di kompleks Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, kemarin (9/10). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

TEGALSARI - Kapolda Jawa Timur Irjen (Pol) Luki Her­mawan menyambangi Pondok Pesantren Da­russalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, kemarin sore (9/10). Kedatangannya itu, rangkaian dari lawatannya di Kota Gandrung untuk persiapan keamanan selama ada pertemuan IMF-World Bank di Bali.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polda Jawa Timur itu, disambut langsung oleh Pengasuh Pesantren Darussalam Blokagung, KH Ahmad Hisyam Syafaat, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Ribuan santri di pesantren terbesar di Banyuwangi itu, juga ikut menyambut.
Kapolda Irjen (Pol) Luki tiba di kompleks pesantren sekitar pukul 16.00. Setelah menggelar pertemuan dengan keluarga pesantren di dalem kasepuhan, kapolda menyapa para santri yang sudah menunggu di dalam masjid. “Saat ini banyak beredar berita hoax, dan itu meracuni masyarakat,” cetus Kapolda Jawa Timur Irjen (Pol) Luki Hermawan.

Kapolda meminta pada para santri, untuk tidak terpengaruh dengan berita hoax yang banyak beredar di media sosial itu. “Para santri ayo bareng-bareng bersama kepolisian untuk memerangi berita hoax,” ajaknya.

Menurut kapolda, di kalangan santri berita hoax merupakan ancaman berat, dan itu harus dibe­rantas. Kabupaten Banyu­wa­ngi ini, salah satu wilayah terluas di Jawa Timur. Untuk itu, masya­rakat harus waspada dengan ada­nya berita hoax yang banyak beredar. “Sosial media merupakan media yang paling sering mene­rima dan menyebarkan berita hoax,” ungkapnya.

Makanya, pihaknya selalu me­ngimbau warga dan para santri, untuk tidak begitu saja percaya dengan berita hoax yang tidak jelas sumbernya itu. “Sebaiknya masyarakat lebih pintar memilih dan mengkaji berita, jangan asal percaya begitu saja. Kami siap memberantas semua berita hoax,” cetusnya.

Pengasuh Pondok Pesantren KH Ahmad Hisyam Syafa’at dalam acara itu menyampaikan kun­ju­ngan Kapolda Jawa Timur ke pe­santrennya itu menjadi motivasi para santri agar tidak begitu saja percaya dengan berita hoax. “Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi pesantren dan para santri,” ujarnya.

Kunjungan Kapolda Jawa Timur ini, lanjut dia, menjadi pemacu bagi para santri di Pesantren Darussalam Blokagung untuk tekun belajar, dan dapat mencapai cita-cita yang diinginkan. “Banyak juga para santri yang ingin menjadi polisi, kunjungan ini bisa menjadi motivasi bagi para santri kalau seorang santri juga dapat menjadi polisi,” katanya.

(bw/kri/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia