Kamis, 13 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Etape Dua Tour de Ijen Milik Pembalap Indonesia

28 September 2018, 17: 11: 01 WIB | editor : Ali Sodiqin

NAIK PODIUM: (dari kiri) Van Aert Bernard Benyamin (Java Partisan), Jamalidin Novardianto (PGN) dan Bouglas Georgios (NLC) usai memenangi etape 2.

NAIK PODIUM: (dari kiri) Van Aert Bernard Benyamin (Java Partisan), Jamalidin Novardianto (PGN) dan Bouglas Georgios (NLC) usai memenangi etape 2. (Arnindhita/RaBa)

BANYUWANGI – Pertarungan pembalap di etape kedua International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) semakin merata. Jika sebelumnya didominasi pembalap dari St George Continental, hari kedua Kamis (27/9) menjadi milik pembalap asal Indonesia.

Novardianto Jamalidin pembalap yang tergabung dalam PGN Road Cycling Team mencatatkan waktu tercepat menyentuh garis finis. Pembalap asal Lawang, Malang itu finis dengan catatan waktu 4 jam 9 menit 17 detik.

Jamalidin berhasil mencapai finis dengan catatan waktu nyaris bersamaan dengan pembalap asal klub Ningxia Sport Lottery Georgios Bouglas dan pembalap Java Partizan Bernard Benyamin Van Alert dengan 4 jam 9 menit 17 detik. Prestasi ini pun menjadi catatan nilai tersendiri termasuk membuat Jamalidin masuk ke peringkat ketiga pemeroleh green jersey di bawah Matthew Zenovich dan Marcus Culey dari St George Continental Cycling Team pada stage kedua.

”Di tim ini spesifikasi saya memang sebagai sprinter. Jadi begitu ada kesempatan saya mencoba terus melakukan attack,” ujar Jamalidin kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi usai balapan.

Pada stage kedua para pembalap terbagi menjadi dua peleton. Di kilometer 60, Jamalidin mengaku sempat masuk ke peleton depan sebelum kembali ke peleton belakang untuk mengimbangi para pembalap dari timnya.

Barulah di lima kilometer terakhir, semua tim yang memiliki spesifikasi sprinter saling beradu cepat. Di depan, dia melihat ada pembalap dari tim Trengganu dan Sapura yang juga melepaskan sprinternya. Jamalidin ketika itu masih didampingi tiga pembalap lainnya, hingga satu per satu terlepas sampai 500 meter sebelum finis. ”Dari 500 meter sampai 200 meter sebelum finis saya terus menyerang, kemudian ada beberapa pembalap yang terjatuh jadi saya bisa sedikit mencuri waktu sampai finis,” ujar pria asal Malang itu.

Kane Richard, pembalap dari tim Mc Donald yang sempat menjadi pembalap tercepat di jalur sprint kedua mengaku ada cukup banyak sprinter. Sehingga dirinya tidak bisa cukup lama mempertahankan posisinya dan justru kembali masuk ke dalam peleton begitu mendekati 20 kilometer menjelang finis. ”Untuk cuaca memang panas, tapi sebenarnya cukup bagus untuk balapan. Hanya saja mendekati finis banyak pembalap yang semakin cepat sehingga saya tertinggal,” ujar pria asal Australia itu.

Sementara itu, pada stage kedua para pembalap dari St George Continental Cycling Team Matteh Zenovich (green jersey) dan Marcus Culey (yellow Jersey) masih bisa mempertahankan poin mereka. Marcus Culey mengatakan, poin untuk 1 menit 38 detik yang dimilikinya akan berusaha dipertahankan di etape ketiga nanti.

Karena itu, pada etape kedua kemarin dia bersama pembalap satu timnya bermain aman untuk mempertahankan posisi. Apalagi, di etape kedua semua pembalap nyaris masuk dalam satu peleton. Hal yang sama juga dikatakan pembalap dari KFC pemeroleh jersey merah putih, Selamat Juangga. Pria asal probolinggo itu mengaku sudah berupaya tampil maksimal, namun dirinya masih terkejar oleh pembalap lain. ”Yang terpenting gap waktu masih terjaga. Jadi untuk race ketiga besok kita tinggal tambahkan poin,” tegasnya. (fre/aif/c1)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia