Sabtu, 17 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo

PT. KGS Tetap Berinvestasi Pabrik Kilang Minyak di Situbondo

Selasa, 31 Jul 2018 16:05 | editor : AF. Ichsan Rasyid

PT. KGS Tetap Berinvestasi Pabrik Kilang Minyak di Situbondo

SITUBONDO – Pembangunan pabrik kilang minyak di Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran sudah dipastikan gagal. Meski begitu, perusahaan yang sama, yaitu PT. Kilanindo Golden Star (KGS) tetap tertartik berinvestasi di bidang perminyakan di Kota Santri.

Hal tersebut setidaknya terlihat dari kedatangan PT. Kilanindo Golden Star, Kamis (26/07) lalu. Waktu itu, mereka ditemui langsung bupati bersama wakil bupati, serta beberapa pejabat di lingkungan pemkab Situbondo.

Kepada wartawan koran ini kemarin (30/07), , Dadang Wigiarto Bupati Situbondo mengatakan, kedatangan mereka masih sebatas meminta dukungan mencari lahan. “Rencana pembangunan pabrik di Tanjung Pecinan gagal karena mitra kerja yang punya tanah mengundurkan diri. Karena itu, mereka minta dicarikan tempat yang baru,” kata Dadang.

Artinya, pihak investor masih belum memiliki lahan. Menurut Dadang, untuk urusan mencari lahan, pemerintah hanya bisa memberikan penjelasan tentang tata ruang dan tata wilayah. “Di lapangan, silahkan mereka mencari sendiri, mana lokasi yang dianggap cocok,” terangnya.

Bupati Dadang mengatakan, untuk tata ruang dan tata wilayah industri, ada di Kecamatan Mangaran, Kapongan, dan Kecamatan Arjasa. “Sudah kita kasih tahu. Tinggal mereka mau mencari di mana,” tambahnya.

Dia menerangkan, pemerintah sangat mengapreasi ketertarikan investor untuk membangun kilang minyak. Karena itu, dia berharap, rencana investasi ini tidak gagal lagi. “Yang jelas, kami akan memberikan pelayana semaksimal mungkin sesuai dengan kewenangan kami,” kata Dadang.

Dadang berharap, rencana investasi bisa terwujud. Karena itu, Dadang mengaku akan terus mendorong tercapainya rencana pembangunan pabrik kilang minyak. “Pemerintah berkewajiban membantu masuknya investasi,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, rencana awal pembangunan kilang minyak dengan nilai investasi sebesar Rp.90 triliun itu akan dibangun di Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran. Dalam perkembangannya, ada masalah sengketa lahan yang mengakibatkan investasi itu gagal terwujud. (bib/pri)

(bw/bib/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia