Minggu, 22 Sep 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Entertainment

Ternyata Ini yang Membuat Lalare Orchestra Dikagumi Banyak Orang

18 Juli 2018, 18: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BERI SEMANGAT: Bupati Anas menabuh gendang bersama para personel Lalare Orchestra yang tengah berlatih di SDN Model Banyuwangi kemarin.

BERI SEMANGAT: Bupati Anas menabuh gendang bersama para personel Lalare Orchestra yang tengah berlatih di SDN Model Banyuwangi kemarin. (Tri Karyanto For RaBa)

Share this          

BANYUWANGI – Latihan yang dijalani para personel Lalare Orchestra di SDN Model, Banyuwangi, terasa spesial kemarin (17/7). Bupati Abdullah Azwar Anas memantau langsung proses latihan sekaligus memotivasi lare-lare (anak-anak, Red) yang tengah berlatih menyongsong Festival Lalare Orchestra akhir pekan ini (21/7).

Para personel grup musik orkestra peraih penghargaan tingkat dunia tersebut telah intens berlatih sejak tiga bulan terakhir. Sebagai bentuk apresiasi dan sekaligus memberikan support, Anas mengunjungi latihan yang dilakoni 20-an personel angkatan IV Lalare Orchestra di SDN Model, Banyuwangi.

Anas mengatakan, Lalare Orchestra merupakan bagian dari pendidikan karakter melalui seni sekaligus untuk menyalurkan minat bakat. ”Anak-anak beruntung, Banyuwangi memberikan banyak ruang pada anak-anak yang suka musik tradisional. Anak-anak harus tampil percaya diri,” ujarnya.

Yang menarik, personel Lalare Orchestra angkatan IV ini didominasi anak usia SD. Komposisinya mencapai 80 persen. Bahkan, ada pula di antara mereka yang masih duduk di kelas 3 SD. Meski demikian, saat meninjau latihan kemarin, Anas menyatakan kualitas Lalare Orchestra tahun ini meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Nah, agar kepercayaan diri anak-anak tersebut meningkat, Anas menginginkan Lalare Orchestra bisa tampil saat tur obor sosialisasi Asian Games yang akan singgah di Banyuwangi. ”Saya minta anak-anak tampil untuk obor Asian Games. Termasuk kalau ada kunjungan tamu luar negeri, saya minta anak-anak ini ditampilkan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Samsudin Adlawi menuturkan, para personel Lalare Orchestra merupakan anak-anak terpilih dari seluruh Banyuwangi. Mereka terpilih di antara 500 lebih peserta audisi untuk menjaring personel Lalare Orchestra angkatan keempat. ”Setiap tahun pemainnya ganti. Dan tahun ini personel Lalare Orchestra didominasi siswa SD,” jelasnya.

Samsudin mengaku, pada mulanya dia sempat ragu ketika akan memutuskan banyak anak SD yang terjaring sebagai personel Lalare Orchestra tersebut. ”Ternyata, mereka cepat belajar. Setelah berlatih tiga bulan, hasilnya cukup memuaskan,” pungkasnya.

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia