Senin, 27 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Tanpa Perpeloncoan, Siswa Dapat Materi Character Building

Pembukaan MPLS SMA/SMK Se-Wilker Kota

17 Juli 2018, 09: 45: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

GANDENG ORANG TUA: Bupati Anas memberikan sambutan di hadapan para wali murid di aula SMAN 1 Giri.

GANDENG ORANG TUA: Bupati Anas memberikan sambutan di hadapan para wali murid di aula SMAN 1 Giri. (TULUS FOR RABA)

MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Giri diisi dengan berbagai kegiatan po­sitif. Pihak sekolah menggandeng TNI/Polri dan Puskesmas untuk ikut membangun karakter pe­serta didik baru.

Kepala Cabang (Kacab) Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono mengatakan, MPLS berbeda dengan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB). Pada MOPDB, proses pengenalan siswa baru di-handle pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). ”Sedangkan pada MPLS, pelaksananya adalah para guru. Dengan model ini kami yakin tidak akan ada perpeloncoan yang dilakukan oleh senior maupun sesama peserta didik baru,” ujarnya.

Istu menuturkan, MPLS akan berlangsung selama lima hari. Pada hari terakhir akan digelar hari keakraban antara siswa baru dengan keluarga besar sekolah. ”Mari kita bersama-sama mengawal. Jangan sampai terjadi perpeloncoan di hari keakraban tersebut,” kata dia.

KOLABORASI: Bupati Anas didampingi Kacab Dispendik Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono dan Kepala Dispendik Banyuwangi Sulihtiyono berfoto bersama Kepala SMAN 1 Giri Mujib, dewan guru, dan siswa.

KOLABORASI: Bupati Anas didampingi Kacab Dispendik Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono dan Kepala Dispendik Banyuwangi Sulihtiyono berfoto bersama Kepala SMAN 1 Giri Mujib, dewan guru, dan siswa. (TULUS FOR RABA)

Kepala SMAN 1 Giri Mujib mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Cabang Dispendik Jatim Wilayah Banyuwangi yang telah memberikan kepercayaan SMAN 1 Giri sebagai tuan rumah pem­bukaan MPLS se-Banyuwangi.

Mujib menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah. ”Peserta didik baru diberi berbagai materi, yang utama pengenalan terhadap lingkungan sekolah, fasilitas, serta sarana dan prasarana di sekolah. Dengan demikian, ketika hari belajar efektif, mereka langsung tune in,” ujarnya.

Bukan hanya pengenalan lingkungan sekolah, Mujib mengatakan pada tahap MPLS ini peserta didik baru juga mendapat pembekalan materi terkait character building. ”Kami melibatkan TNI/Polri dan Puskesmas untuk memberikan materi tentang pencegahan narkoba, baris berbaris, keselamatan berlalu lintas, serta pencegahan radikalisme,” pungkasnya.

(bw/sgt/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia