Minggu, 15 Dec 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo
SMAN 1 Situbondo

Desa Binaan Jadi Program Unggulan

16 Juli 2018, 16: 20: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

BERNILAI EKONOMI: Guru dan siswa SMAN 1 Situbondo menunjukan produk ice cream.

BERNILAI EKONOMI: Guru dan siswa SMAN 1 Situbondo menunjukan produk ice cream. (SMAN 1 STB FOR JAWAPOS.COM)

Share this          

SITUBONDO - SMAN 1 Situbondo (SMASA) memiliki program unggulan yang pro terhadap pembangunan desa. Sejak SMASA sebagai sekolah Rujukan tahun 2016 lalu, program unggulannya adalah Desa Binaan (DesBin). Program ini berjalan efektif sampai sekarang. DesBin SMASA berdiri 19 Oktober 2013.

Kepala SMAN 1 Situbondo, Nur Hidayat Yuliadi mengatakan, ada dua desa binaan yang menjadi fokus. Yaitu Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa; dan Sumberargo, Kecamatan Sumbermalang. “Desa ini adalah desa terpencil di Situbondo, yang mana akses ke sana sulit dan masyarakatnya juga relatif tertinggal,” katanya.

Ada beberapa tujuan program DesBin SMASA. Di antaranya, untuk mengentaskan kemiskinan, menghilangkan kebodohan dankemiskinan yang disebabkan karena kultur masyarakat. “Karena masyarakat masih banyak yang resisten terhadap kemajuan,” kata Nur Hidayat.

Ini bisa dilihat dari rendahnya minat masyarakat dalam menyekolahkan anaknya. Akibatnya, terjadi pernikahan usia muda. “Dengan adanya program DesBin, diharapkan bisa mengentaskan kemiskinan kultural dan dan kebodohan kultural di dua desa binaan kami,” ujarnya.

Selain itu, juga untuk membantu dan mengembangkan desa terpencil dan tertinggal. Dengan harapan, masyarakatnya bisa mendapatkan fasilitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dengan masyarakat di desa yang sudah maju. “Kami juga akan memperjuangkan akses jalan, dan terjangkau aliran Listrik,” imbuhnya.

Ada beberapa kegiatan DesBin SMASA. Di antaranya, memberikan materi pembelajaran kepada anak-anak di dua desa binaan. Ada juga sosilisasi kesehatan, pembuatan rumah baca, pemberdayaan masyarakat, konservasi sumberdaya air, serta bakti sosial.

Di Desa Sumberargo, DesBin SMASA telah berhasil menjadikan desa tersebut sebagai penghasil durian. Pada Tahun 2017 lalu, satu dusun mendapatkan aliran listrik. “Ini hasil Kerjasama DesBin SMASA dengan PT. YTL Jawa Power, Paiton,” katanya.

Sedangkan program kerja di Dusun Taman Rejo, Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, akan dijadikan wisata petik kopi. “Di sana akan dibuat home stay untuk para wisatawan,” kata Nur Hidayat.

Kegiatannnya tidak hanya terfokus di desa binaan. Di sekolah juga ada kegiatan. Tim DesBin di sekolah melakukan pembibitan bibit pohon. Ada juga penanaman sayur hidropinik, strawberry, dan pembuatan Ice Cream.

Nur Hidayat mengaku, produk yang dihasilkan, sayur hidropinik dalam bentuk kemasan, dan Ice cream sayur hasil dari penanaman sayur Hidropinik. Ada juga bubuk kopi hasil olahan dari kelompok tani kopi yang sudah di bentuk di Dusun Taman Rejo, Desa Curah Tatal, Kecamatan Araja. Produk lainnya, air mineral hasil kerjasama dengan perusahaan air Ampo, Jember.

Pada Tahun 2017, DesBin SMASA masuk nominasi progam SINOVIK yang dilaksanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Nur Hidayat mengatakan, program DesBin di dua desa binaan dilaksanakan empat kali setahun. Masing-masing pada Bulan Agustus, Oktober, Desember, dan Bulan Maret. Sedangkan di sekolah, kegiatan dilaksanakan pada jam pulang sekolah, sampai pukul 16.00.

Ada beberapa piagam penghargaan yang diperoleh DesBin SMASA. Seperti penghargaan dari Bupati Situbondo, Dinas Kesehatan, Forum Kota Sehat, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan Provinsi Jatim Wilayah Bondowoso, KPH Perhutani Bondowoso, BKP3, dan Dinas Sosial.

Sedangkan kerjasama yang sudah terjalin, di antaranya dengan Dinas Pertanian, KPH Perhutani Bondowoso, Dinas Lingkungan Hidup, PT. YTL Jawa Power Paiton Probolinggo, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial beserta TAGANA.

“Setiap bulan puasa kami melakukan pembagian Sembako dan Takjil, hasil sumbangan dari para Guru, TU SMASA, Alumni SMASA yang peduli Sosial, serta dari hasil penjualan produk kami,” pungkas Nur Hidayat. (bib/pri)

(bw/bib/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia