Minggu, 15 Dec 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Refleksi

Mengonsumsi Makanan dan Mencetak Generasi Berkualitas

Oleh: M. Hasan Abdillah

14 Juli 2018, 10: 35: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

Mengonsumsi Makanan dan Mencetak Generasi Berkualitas

Share this          

KEMAJUAN teknologi dunia semakin berkembang pesat sesuai porsi serta keinginan zaman, yang ditandai dengan adanya alat super canggih yang biasa disebut gadget. Hal ini memudahkan kita untuk saling berkomunikasi dengan saudara yang jauh, maupun rekan kerja untuk memanajemen sistem kerja kantor.  

Namun, saking mendunianya, kita melupakan hal yang substansi yang menjadi mesin penggerak aktivitas keseharian kita, yaitu makanan pokok. Makan memang bukan menjadi tujuan utama. Namun, makan akan menjadi penting karena sebagai wujud untuk menempuh tujuan utama dalam kehidupan, serta menghasilkan generasi yang berkualitas.

Hal ini sejalan dengan nash Alquran serta hadis yang menganjurkan memilih makan-makanan yang baik dan meninggalkan makanan yang berdampak negatif pada tubuh, baik sekarang atau ke depan tanpa kita sadari. Dalam Alquran surat Al Baqoroh ayat 172 yang artinya, ”wahai orang-orang yang beriman makanlah makanan-makanan yang baik dan halal yang telah aku berikan kepadamu”.

Ayat tersebut membuktikan bahwa kepedulian Tuhan yang selalu menganjurkan serta mengingatkan kita akan kebutuhan pokok yang kita konsumsi sehari-hari. Misalnya memenuhi kebutuhan sesuai dengan kadar empat sehat lima sempurna.  Makanan yang baik akan berdampak pada kualitas keseharian kita saat ini maupun selanjutnya, hal tersebut tanpa kita sadari sudah kita lakukan sejak dalam janin yang memperoleh asupan gizi melalui makanan keseharian sang ibu janin. Apabila sang ibu memberi asupan sesuai dengan porsi aturan gizi umur janin per bulan, maka tak salah jika kelak membuahkan sosok generasi yang berkualitas serta diiringi spirit keagamaan.

Sebagai contoh, kita perlu mengonsumsi sayuran-sayuran untuk sistem kekebalan tubuh, serta manfaat lainnya sebagai sumber vitamin, mineral, gizi, serta sumber utama serat dan masih banyak lagi manfaat sayur bagi sistem imun tubuh. Begitu juga dengan ikan laut yang merangsang kecerdasan otak, baik untuk masa pertumbuhan,  mengontrol kolesterol, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan risiko penyakit degenerative, serta masih banyak lagi manfaat mengonsumsi ikan laut.

Namun, yang paling menjadi makanan utama yaitu nasi sebagai karbohidrat utama dalam tubuh, dan makanan lainnya sebagai penyempurna serta pelengkap seperti susu dan buah-buahan yang memiliki manfaat yang berbeda-beda setiap jenis buahnya.

Sudah jelaslah, manfaat mengonsumsi makanan kita sehari-sehari yang sejalan dengan anjuran nash maupun hadis yang mempengaruhi cetakan kualitas generasi yang potensial serta berkualitas. Namun yang menjadi problema secara syara’, makanan yang kita konsumsi halal atau haram? Yang hal tersebut disinggung oleh imam besar madzhab fiqh yaitu Anas bin Malik yang menyatakan, bahwa Rasulullah bersabda, ”mencari makanan yang halal hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim”.

Kewajiban mencari dan memakai barang maupun makanan yang halal hukumnya adalah wajib, karena makanan yang halal tersebut akan berdampak positif bagi tubuh, baik yang itu sifatnya internal maupun eksternal, dan bertolak dengan makanan  haram yang berdampak negatif bagi tubuh serta kinerja maupun kualitas. Semoga kita selalu di beri rezeki yang halal dan dihindarkan dari yang haram.(*)

*) Warga Sumberurip, Desa Barurejo, Siliragung, Banyuwangi.

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia