Kamis, 21 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Masyarakat Diimbau Tidak Meminta Sumbangan di Jalan

26 Juni 2018, 19: 45: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

Masyarakat Diimbau Tidak Meminta Sumbangan di Jalan

(GRAFIS: REZA FAIRUZ/RABA)

Share this          

PEMKAB Banyuwangi meminta agar masyarakat yang peduli de­ngan para korban banjir ban­dang di Desa Alasmalang tidak meng­himpun sumbangan di jalan-jalan. Demikian juga sebaliknya, ma­syarakat tidak memberikan sum­ba­ngan uang di jalan.

”Dana untuk bantuan korban terdampak banjir bandang lang­sung disalurkan ke posko tanggap bencana. Jadi, masyarakat tidak perlu untuk meminta sumbangan di jalan-jalan,” kata Bupati Ab­dullah Azwar Anas.

Anas meminta supaya ma­syarakat tidak memberikan sum­bangan bila ada pihak yang me­minta di jalan-jalan. Dia menga­takan, pemberian bantuan saat ini telah dipusatkan di Posko Tang­gap Darurat Bencana yang terletak di Balai Desa Alasmalang.

”Bagi yang ingin memberikan bantuan bisa langsung koordinasi dengan BPBD Banyuwangi, atau ke posko pusat. Saat ini, semua bantuan dipusatkan di posko. Un­tuk selan­jutnya didistribusikan pada korban terdampak,” tegas Anas.

Selain telah mengalokasikan anggaran untuk tanggap darurat bencana, Pemkab Banyuwangi juga telah mendirikan dapur umum. Dapur umum ini setiap harinya menyediakan sekitar 4.500 nasi bungkus untuk para korban terdampak.

”Untuk kebutuhan pangan para korban, telah ada dapur umum yang menyediakan makanan setiap harinya,” kata Eka Mu­harram, Kepala Bidang Kedaru­ratan Badan Pe­nang­gu­langan Bencana Daerah (BPBD) Banyu­wangi.

Dengan demikian, untuk ma­salah pangan sudah lebih dari cukup. Bantuan berupa sembako yang datang dari masyarakat, langsung disalurkan pada korban terdampak. ”Bantuan sembako dari masyarakat bukan untuk dapur umum, tapi langsung disalurkan pada masyarakat. Dapur umum telah tersedia,” kata Eka.

Karena itu, bantuan yang lebih dibutuhkan warga terdampak banjir saat ini bukan sembako. ”Yang lebih dibutuhkan bukan sembako, tapi kebutuhan bayi, selimut, peralatan, dan material bangunan,” kata Eka.

”Untuk air bersih, PDAM Ba­nyuwangi juga sudah siap berapa pun yang dibutuhkan,” tambah Eka.

(bw/ddy/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia