Minggu, 17 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Kembali Padat di Siang Hari

26 Juni 2018, 18: 30: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

ARUS BALIK: Sejumlah kendaraan roda dua antre masuk menuju kapal yang hendak menyeberang ke Bali kemarin (25/6).

ARUS BALIK: Sejumlah kendaraan roda dua antre masuk menuju kapal yang hendak menyeberang ke Bali kemarin (25/6). (ARNINDHITA ARIFIN/RABA)

Share this          

KALIPURO – Trik para pemudik untuk menghindari kemacetan saat kembali ke Pulau Bali kemarin (25/6) justru berbenturan dengan pemudik lainnya. Sempat diprediksi akan sepi setelah terjadi kepadatan penumpang kapal pada Minggu (24/6) lalu, kepadatan justru kembali terjadi di siang hari kemarin (25/6).

Pantauan Jawa Pos Radar Ba­nyu­wangi, di Pelabuhan ASDP Ketapang, jumlah penumpang tampak lebih sedikit pada subuh dan pagi hari. Pengelola pela­buhan pun kembali member­lakukan dua loket reguler untuk kendaraan roda dua. Baru ketika beranjak siang, sekitar pukul 10.00, ribuan roda dua mulai me­madati pintu masuk pela­buhan.

Begitu juga dengan kendaraan roda empat yang semakin padat. Akibatnya, ASDP Ketapang pun kem­bali memberlakukan loket tambahan untuk kendaraan roda dua. Dua loket yang sebelumnya diperuntukkan bagi pengendara roda empat terpaksa dialih­fung­sikan untuk mengatasi membe­ludaknya penumpang roda dua.

Kepadatan penumpang baru mulai terurai sekitar pukul 14.00, dan semakin normal ketika sam­pai sore hari. ”Minggu kemarin, tiga loket tambahan yang difung­sikan untuk kendaraan roda dua. Kita melihat bagaimana arus pe­numpang saja, kalau ramai kita tambah,” ujar GM ASDP Ke­ta­pang Elvi Yoza.

Salah seorang penumpang ken­daraan roda empat yang akan menyeberang ke Bali, Arbain mengatakan, dirinya memilih pulang Senin untuk menghindari kemacetan di pelabuhan. Namun, ternyata begitu sampai di pelabuhan, dia justru mendapati ada banyak penumpang yang memilih pulang di hari yang sama. ”Tadi dari Jember berangkat sekitar jam 7. Saya kira sepi karena ke­marin puncaknya. Tapi malah ramai,” ujarnya.

Namun, ada juga penumpang lainnya yang memilih hari Senin tetapi memilih jam pembe­rang­katan di pagi hari. Junea, 25, salah satunya. Wanita asal Si­ngojuruh itu mengaku se­be­narnya ingin kembali ke Bali pada Minggu sore, namun me­lihat ramainya penumpang dia memilih kembali pada Senin subuh. ”Subuh sepi sekali ter­nyata, nanti sampai kota pas jam masuk kerja jam 9,” ujarnya.

Sementara itu, dari data yang dihimpun ASDP Ketapang, ada 58.662 pejalan kaki, 11.894 pe­ngendara roda dua, dan 6.510 pe­ngendara roda empat yang me­nyeberang ke Bali. Jumlah ini ru­panya masih separo dari sisa pe­­numpang dan kendaraan yang belum kembali ke Bali.

(bw/fre/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia