Minggu, 17 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Events

Presiden Penyair Hadiri Kemah Sastra

24 April 2018, 16: 01: 48 WIB | editor : Syaifuddin Mahmud

SI CELURIT EMAS: Sastrawan tanah air Zawawi Imron memastikan  hadir dalam Kemah Sastra pada 28-20 April mendatang.

SI CELURIT EMAS: Sastrawan tanah air Zawawi Imron memastikan hadir dalam Kemah Sastra pada 28-20 April mendatang. (Dok.RaBa)

Share this          

 Kemah Sastra Nasional bakal mengisi agenda Banyuwangi  Festival mulai 28 hingga 29 April mendatang. Kegiatan yang bakal diikuti puluhan sastrawan tanah air dan internasional ini akan dilaksanakan di dua tempat sekaligus. Pertama di Jiwa Jawa dan kedua Desa Adat Kemiren. Sederet sastrawan tanah air seperti Sutardji Calzoum Bachri, D. Zawawi Imron, Hasan Aspahani, Ahmadun Yosi Herfanda, dan Wayan Jengki Sunarta akan mengisi kegiatan Kemah Sastra Nasional.

        Sebagai pelengkap, Garin Nugroho akan hadir dalam kegiatan pembuka yang dilaksanakan di Jiwa Jawa.  Kegiatan yang digelar bareng Jawa Pos Radar Banyuwangi, Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Banyuwangi, dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah ini sekaligus menjadi puncak rangkaian kegiatan sastra di Banyuwangi. 

        Dalam kegiatan Kemah Sastra Nasional ini akan diisi sejumlah kegiatan. Di antaranya pidato sastra yang akan disampaikan oleh Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri.  Selanjutnya, D. Zawawi Imron akan memberikan puisi motivasi kepada peserta yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. ”Ini kegiatan langka dan menjadi momen baik bagi perkembangan sastra di Banyuwangi khususnya nasional bahkan internasional,” beber Ketua Panitia Yusuf Khoiri.

        Agenda Kemah Sastra Nasional ini akan dibuka langsung oleh Bupati Abdullah Azwar Anas. Selain itu, dalam sesi pembukaan ini Garin Nugroho sebagai bintang tamu dalam acara ini akan menampilkan aksi monolognya.  Di dalamnya juga akan diisi rangkaian pengumuman dan penyerahan hadiah bagi pemenang Lomba Baca Puisi dalam lingkup Liga Puisi.

        Pembukaan akan dilaksanakan Sabtu (28/4) di Jiwa Jawa. Selanjutnya acara akan dilanjutkan di Desa Kemiren dalam workshop penulisan puisi yang akan dipandu langsung oleh lima sastrawan nasional tersebut. Malamnya, peserta akan melaksanakan gesah sastra di Sanggar Genjah Arum.

Yang membanggakan, kegiatan ini tidak hanya diikuti sastrawan asal Banyuwangi saja. Sederet ”raja sastra” dari penjuru Indonesia akan turut hadir menyemarakkan kegiatan ini. Termasuk peserta dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura juga menyatakan kesiapannya untuk hadir.

        ”Mereka akan menjadi saksi dalam peluncuran buku Senyuman Lembah Ijen yang menjadi rangkuman puisi pilihan dari penyair lokal Banyuwangi, nasional, bahkan internasional,” pungkasnya.

(bw/nic/aif/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia