Sabtu, 25 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Enam Laga BP Hanya Mampu Raih Empat Poin

23 April 2018, 18: 55: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

KALAH KELAS: Menghadapi Persikapro (putih), pemain Banyuwangi Putra (merah) takluk 0-2 di kandang sendiri.

KALAH KELAS: Menghadapi Persikapro (putih), pemain Banyuwangi Putra (merah) takluk 0-2 di kandang sendiri. (Fredy Rizky/Radar Banyuwangi)

JawaPos.com – Harapan Banyuwangi Putra (BP) untuk bisa menembus papan atas Grup G Liga 3 Zona Jawa Timur tampaknya nyaris mustahil. Di pertandingan terakhir putaran pertama kemarin (22/4), BP kembali kandas di kandang. Adalah Persikapro Kabupaten Probolinggo yang mempermalukan BP dengan skor 2-0 di Stadion Diponegoro.

Total, dari enam pertandingan, BP hanya memperoleh satu kemenangan, dan satu hasil imbang. Sisanya empat pertandingan dilalui BP dengan kekalahan. Yaitu saat melawan Sindo Jember, Persid Jember, Persikapro dan Persebo Muda Bondowoso. Dengan hasil ini, BP pun harus berjuang keras di putaran kedua jika masih ingin memiliki asa untuk lolos ke putaran selanjutnya.

Staf Pelatih BP, Syaiful Amri mengatakan, meskipun kecil, asa untuk bisa lolos menurutnya masih ada. Hanya saja dirinya belum bisa memastikan apakah BP akan bertahan pada putaran kedua. Pasalnya, di internal klub berlogo garis biru kuning itu tengah mengalami masalah, terutama dari manajemen tim.

Syaiful sendiri melihat anak asuhnya sebenarnya tidak bermain buruk. Hanya saja, dia mengakui jika persiapan timnya tidak maksimal. Para pemain BP menurutnya tidak memiliki waktu untuk melakukan pemusatan latihan. Jadi selama ini mereka hanya berkumpul menjelang pertandingan saja. Hal ini menurutnya berpengaruh besar pada strategi tim.

Belum lagi, domisili dari tiap pemain menurutnya juga tidak dekat. Beberapa pemain berasal dari wilayah Banyuwangi selatan seperti Kalibaru. Sehingga fisik mereka sudah terkuras ketika tiba di Stadion Diponegoro. “Semua pemain menanggung biaya sendiri termasuk kebutuhan makan dan lainnya. Ini juga memecah konsentrasi mereka. Jadi wajar kalau tidak bisa bermain maksimal,” ujar pria berkumis tebal itu.

Sementara itu, pertandingan antara BP dan Persikapro sendiri berlangsung cukup alot sejak babak pertama. Di menit 37, striker Persikapro Moh Supyen berhasil mengecoh kiper BP, Muh Satriyo dan membuahkan gol pertama untuk Persikapro. Setelah turun minum, pemain BP berusaha terus menekan pertahanan dari Persikapro.

Sayangnya di menit 54, melalui serangan balik yang cepat lalu dikombinasikan dengan umpan silang yang cantik, pemain pengganti, Muh Syafii berhasil menambah gol kedua untuk Persikapro. Usaha serangan bertubi-tubi dari BP pun terus mental untuk mengejar ketinggalan. Medekati 15 menit akhir pemain Persikapro mulai bermain tempo dengan berbagai pelanggaran. Dan skor akhir tetap bertahan 2:0 untuk kemenangan tim tamu.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia