Rabu, 22 Jan 2020
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo
Singapore Mathematical Olympiad

Kadispendikbud Serahkan Bantuan Bupati

19 April 2018, 00: 27: 38 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

BEKAL KE SINGAPURA: Kepala Dinas Pendidikan, Fathor Rakhman menyerahkan bantuan bupati kepada empat finalis SMO, kemarin (18/04).

BEKAL KE SINGAPURA: Kepala Dinas Pendidikan, Fathor Rakhman menyerahkan bantuan bupati kepada empat finalis SMO, kemarin (18/04). (IZZUL FOR JAWAPOS.COM)

Share this          

SITUBONDO- Bupati memberikan dana kontribusi kepada para peserta Singapore Mathematical Olympiad (SMO) di SMP Imanuel, kemarin (18/04). Bantuan ini diserahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, Fathor Rakhman, dalam acara Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP.

Dana kontribusi diberikan setelah ada perhatian dan upaya dari MKKS (musyawarah kerja kepala sekolah) Situbondo. Sebelumnya, MKKS SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Situbondo ikut ambil bagian dalam  kegiatan Seleksi Nasional SMO 2018 yg diselenggarakan serentak di lima provinsi dan 12 kota/kabupaten Se-Indonesia. Acara ini diselenggarakan Lembaga Pendidikan dan Pembelajaran Turangga Institute Indonesia di aula Pemkab Situbondo (rayon Situbondo), Minggu (18/02) lalu. Beberapa siswa baik dari SMP negeri maupun swasta ikut berpartisipasi dalam event bergengsi tersebut. Hasilnya, terjaring tujuh siswa yang dianggap berhak mengikuti final Round di National University of Singapore.

Ketua MKKS Swasta, Badri mengatakan, kategori penilaian yang digunakan adalah Gold, Silver, Bronze, dan Participant. Kemudian kategori penilaian yang dinyatakan berhak ke final round pada 29 mei - 1 Juni mendatang adalah Gold dan Silver.

 Ada delapan siswa dari SMP Negeri/Swasta di Kabupaten Situbondo yg berhak maju ke babak selanjutnya di Singapura. Di antaranya dua siswa dari  SMPN 1 Asembagus,  satu siswa dari SMPN 1 Panji,  satu Siswa dari SMP Ibrahimy 3 Sukorejo,  satu siswa dari SMP Nurul Huda Kapongan dan tiga Siswa dari SMPK Imanuel. 

“Namun, dari kedelapan peserta yang berhak maju ke babak Final, hanya empat siswa yang berkeinginan mengikuti event Final Round di Singapore ini. Mereka adalah Cassie Julia Cabrina, Priscilla Devina Tandijono dan Kenny Tanudji. Ketiganya dari SMP Kristen Imanuel. Sementara satu siswa, Zabrina Abigail Louisa berasal dari SMP Negeri 1 Asembagus,” terang Badri. 

Menurut dia, tujuan dari MKKS SMP bekerjasama dengan Turangga Institute Indonesia dalam seleksi Nasional SMO di Situbondo untuk meningkatkan kualitas lembaga pendidikan dan daya saing prestasi peserta didik di Situbondo. Selain itu, juga untuk memberi kesempatan kepada peserta didik agar dapat memperoleh prestasi melalui ajang Olimpiade bertaraf Internasional.

“Singapore Mathematical Olympiad (SMO) adalah kompetisi matematika terbesar dan tertua di Singapura. SMO awalnya merupakan kompetisi antar sekolah Matematika di pertengahan 1950 dengan nama Interschool Mathematical Competition. Kemudian, akhir tahun 1980, menjadi Singapore Secondary Schools Mathematics Competitions yang ditujukan untuk sekolah  tingkat sekunder,” jelas Badri.

Nama SMO sendiri mulai diperkenalkan sejak tahun 1995. “ Nama saat ini Singapore Mathematical Olympiadsdimulai pada tahun 1995. Setiap tahun, ribuan siswa dari berbagai negara mengambil bagian dalam SMO. Diantaranya Malaysia, Brunai Darussalam, India, Jepang, Korea, Tiongkok dan Indonesia,” tutur Badri. (zul/pri)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia