Sabtu, 25 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo

Rumpon Dirusak, Nelayan Wadul Polair

19 April 2018, 00: 13: 45 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

CEK LAPANGAN: Petugas melakukan pengecekan lokasi pengrusakan rumpon milik Pak Nur, di Pelabuhan Kalbut Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, kemarin (17/04).

CEK LAPANGAN: Petugas melakukan pengecekan lokasi pengrusakan rumpon milik Pak Nur, di Pelabuhan Kalbut Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, kemarin (17/04). (IZZUL FOR JAWAPOS.COM)

MANGARAN- Pak Nur, nelayan asal Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran melaporkan aksi pengrusakan rumpon miliknya ke Petugas Satpolair Polres Situbondo, kemarin (17/04). Diduga pengrusakan tersebut dilakukan salah satu nelayan asal Kecamatan Panarukan. Karena pada saat terjadi kerusakan, Pak Nur mengaku melihat sebuah perahu yang diduga milik pelaku.

Data yang dihimpun koran ini, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30. Tepatnya, di Pelabuhan Kalbut Desa Semiring, kecamatan setempat. Saat itu, pak Nur bersama tiga anak buahnya pergi ke tempat dimana rumponnya diletakkan. Dari kejauhan, dirinya sempat melihat perahu dengan nama Sumber Rezeki yang berada di sekitar rumpon miliknya.

Awalnya Pak Nur tak curiga sedikit pun. Namun ketika benar-benar sampai di tempat rumpon, dia kaget. Sebab, alat bantu penangkap ikan miliknya itu sudah berada di permukaan air laut. Padahal seingatnya, pria 30 tahun itu sudah meletakkan batu agar rumpon tersebut dapat tenggelam.

Kemudian pak Nur melakukan pengecekan. Ternyata benar, seseorang telah melakukan pengrusakan. Dia menduga bahwa yang merusak rumponnya adalah perahu yang sempat ada di lokasi itu.

Tak terima dengan apa yang terjadi, Pak Nur bersama anak buahnya langsung melaporkan kejadian itu ke Satpol Air Polres Situbondo. Selain itu, dia juga mengadukan kerusakan tersebut kepada petugas Syahbandar dan kepala Desa Tanjung Pecinan.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priambodo mengatakan, sebagai langkah awal, para saksi langsung dibawa ke kantor Desa Pecinan untuk dimintai keterangan. “Petugas langsung melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Sedangkan para nelayan yang ada di sana hingga saat ini juga membantu melakukan pencarian terhadap perahu Tersebut. Karena menurut informasi awal, pemiliknya adalah orang panarukan,” jelas Nanang.

Selanjutnya kata Nanang, petugas juga akan mencari tahu keberadaan perahu tersebut. “Setelah pemriksaan saksi, selanjutnya petugas akan fokus melakukan pencarian terhadap keberadaan perahu tersebut,” terangnya. (zul/pri) 

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia