Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Warga Miskin Kalipuro Capai 11 Ribu

12 April 2018, 11: 10: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

Warga Miskin Kalipuro Capai 11 Ribu

(REZA FAIRUZ FOR JAWAPOS.COM)

Share this          

BANYUWANGI - Empat kuadran penanganan kemiskinan Banyuwangi, berbeda dengan Basis Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (BDT PPFM) yang ada di aplikasi "Jalin Kasih" yang diluncurkan Pemkab Banyuwangi beberapa waktu lalu. Dalam empat kuadran itu, Kecamatan Kalipuro tidak termasuk dalam kuadran IV sebagai kecamatan yang memiliki jumlah warga miskin Banyak.

Namun dalam aplikasi "Jalin Kasih", Kecamatan Kalipuro tercatat sebagai kecamatan paling tinggi jumlah warga miskinnya. Jumlahnya mencapai 11.136 jiwa dari total warga Kecamatan Kalipuro yang mencapai 91.891 jiwa.

Dalam BDT PPFM aplikasi Jalin Kasih itu, ada tiga kecamatan yang memiliki warga miskin paling besar. Selain Kecamatan Kalipuro, juga ada Kecamatan Muncar dengan 10.661 jiwa dan Kecamatan Srono dengan 10.097 jiwa.

Camat Kalipuro Anacleto Dasilva membantah Kecamatan Kalipuro masuk dalam kategori kecamatan yang memiliki warga miskin paling banyak. "Hasil survei yang dilakukan Bappeda, Kecamatan Kalipuro tidak masuk dalam kecamatan miskin. Kecamatan Kalipuro hanya bermasalah dalam soal peningkatan produksi pertanian saja," ungkap Anacleto.

Menurut Anacleto, kecamatan yang memiliki warga miskin tinggi berada di kuadran IV dengan beberapa varieabel. Dalam beberapa variabel itu, Kecamatan Kalipuro tidak masuk dalam kuadran IV sebagai kecamatan dengan penduduk miskin tinggi.

Lalu berapa jumlah warga miskin Kecamatan Kalipuro? Anacleto tidak menyebutkan. Tapi yang jelas, Kecamatan Kalipuro yang memiliki warga miskin berdasar hasil survei yang dilakukan Bappeda. Kepala Bappeda Suyanto Waspo Tondo menjelaskan, data yang ada dalam aplikasi Jalin Kasih berbeda dengan data kemiskinan yang dirilis Bappeda. Kalau data yang ada di aplikasi Jalin Kasih itu merupakan data PBDT. "Sedangkan paparan kemiskinan Bappeda, berdasar persentase," jelasnya. (afi)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia