Sabtu, 25 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Besok KPU Perbaiki DPS

02 April 2018, 15: 44: 36 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

Edi Syaful Anwar

Edi Syaful Anwar (JAWAPOS.COM)

BANYUWANGI – Proses pendaftaran calon pemilih pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 berlanjut. Setelah berhasil merampungkan dan mengumumkan daftar pemilih sementara (DPS), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi mulai menggelar perbaikan DPS.

Mengacu Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017, perbaikan DPS berlangsung selama lima hari, yakni mulai besok (3/4) hingga Sabtu (7/4) mendatang. Selanjutnya, rekapitulasi DPS hasil perbaikan di tingkat desa atau kelurahan serta penyampaian ke pada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dilakukan pada 8 April hingga 10 April.

Setelah itu, DPS hasil perbaikan akan direkap di tingkat PPK pada 11 April sampai 12 April. “DPS hasil perbaikan ini akan menjadi dasar penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Jatim 2018,” ujar Komisioner KPU Edi Saiful Anwar kemarin (1/4).

Ya, setelah menerima rekapitulasi DPS hasil perbaikan dari PPK, KPU Banyuwangi akan menggelar rekapitulasi daftar calon pemilih Pilgub hasil perbaikan itu di tingkat kabupaten. Rekapitulasi DPS hasil perbaikan tingkat KPU untuk ditetapkan menjadi DPT dijadwalkan berlangsung mulai 13April sampai 19 April.

Sementara itu, mengacu Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2017, pada saat perbaikan DPS, pemilih atau anggota keluarga atau pihak yang berkepentingan dapat mengajukan usul perbaikan mengenai penulisan nama dan/atau identitas lainnya yang tercantum dalam DPS kepada PPS. Selain usul perbaikan tersebut, pemilih atau anggota keluarga atau pihak yang berkepentingan dapat memberikan usulan perbaikan berkaitan dengan informasi tentang pemilih kepada PPS.

Usul perbaikan yang berkaitan dengan informasi tentang pemilih tersebut meliputi, seseorang telah memenuhi syarat sebagai pemilih Pemilu. Selain itu, pemilih sudah/pernah kawin di bawah umur 17 tahun.

Pemilih sudah pensiun dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) atau Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan/atau Pemilih yang berubah status menjadi anggota TNI atau Polri; Pemilih sudah meninggal dunia; pemilih tidak berdomisili di desa kelurahan atau sebutan lain juga bisa diajukan untuk diperbaiki pada masa perbaikan DPS. Bukan itu saja, pemilih yang terdaftar lebih dari satu kali dan/atau pemilih terdaftar tetapi sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai Pemilih juga bisa diperbaiki pada masa perbaikan DPS. (sgt)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia