Senin, 27 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Kesehatan

Jantung Koroner Penyebab Kematian Tertinggi

RS Al Huda Layani Pasien Jantung

27 Maret 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

SERING PENUH: Ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Al Huda kerap dipenuhi pasien dengan kasus jantung.

SERING PENUH: Ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Al Huda kerap dipenuhi pasien dengan kasus jantung. (DOK. RABA)

GENTENG - Semakin lengkap layanan di RS Al Huda dengan hadirnya dokter spesialis jantung dr Rika Yenni Prihatini SpJP FIHA. Dengan berpraktik tiap Selasa dan Kamis pukul 16.00 sampai pukul 18.00, semakin mudah ma­sya­rakat Genteng dan sekitarnya mendapat pelayanan penyakit jantung.

Menurut Manajer Pelayanan Medis RS Al Huda dr Suryadinata, la­yanan spesialis jantung di RS Al Huda Genteng sudah dikerjakan baik di Rawat Inap, ICU (Intensive Care Unit), maupun klinik jantung. Ditunjang dengan fasilitas ruang rawat yang nyaman serta pemerik­saan penunjang dengan alat-alat kesehatan yang berkualitas. Dokter spesialis jantung melakukan pe­rawatan dan pemeriksaan dengan bantuan ECG plus monitor dan laboratorium.

Klinik jantung RS Al Huda dapat melakukan berbagai pemeriksaan seperti rekam jantung dan juga laboratorium penunjang kega­wa­tan jantung yang tersedia di RS Al Huda. Semua pasien di klinik jantung dilayani langsung oleh dr Rika Yenni Prihatini SpJP FIHA setiap hari kerja Selasa dan Kamis pukul 16.00 sampai pukul 18.00. ”Bagi pasien BPJS yang membu­tuhkan pelayanan Rawat Jalan bisa dilayani dengan membawa rujukan dari dokter keluarga atau Puskesmas. Untuk pasien emer­gency bisa langsung ditangani di Instalasi Gawat Darurat,” jelasnya.

Rika Yenni Prihatini SpJP FIHA mengatakan, berbagai kasus jan­tung yang sering muncul adalah kasus seperti nyeri dada yang se­ringkali disebabkan Infark Myocard Acute (IMA) atau yang lebih dikenal dengan “serangan jantung” , Left Heart Failure (LHF) atau orang awam mengatakan sebagai “payah jantung” yang ditandai dengan sesak, juga palpitasi (jantung berdebar-debar) atau aritmia (irama jantung yang tidak normal) dan lain-lain.

Menurut Rika, penyakit jantung ko­roner merupakan salah satu penyebab angka kematian ter­tinggi di dunia, termasuk di In­donesia. ”Kasus penyakit jan­tung sering kali akut atau men­dadak yang membutuhkan perawatan dan tindakan cepat, berpacu dengan waktu, bahkan dalam hitungan menit. Sehingga membutuhkan kesiapan dan kesigapan tenaga, peralatan, dan obat-obatan emer­gency. Dengan sudah siapnya pe­layanan jantung di RS Al Huda, diharap­kan kasus-kasus penyakit jan­tung bisa tertangani dengan lebih baik” pungkasnya. (*)

(bw/jpr/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia