Rabu, 13 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

22 Maret 2018, 17: 15: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

MALANG: Kapolsek Kompok Toha Choiri takziah ke rumah duka di Dusun Kalimoro, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (21/3)

MALANG: Kapolsek Kompok Toha Choiri takziah ke rumah duka di Dusun Kalimoro, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (21/3) (BAGUS RIO/JPRG)

Share this          

MUNCAR - Kamal Wafa, bocah yang masih berumur empat tahun, ditemukan warga sudah meninggal dengan tubuh terapung di sungai Dusun Kalimoro, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (21/3).

Dugaan kuat, korban yang tinggal tidak jauh dari lokasi sungai itu terpeleset saat bermain di pinggir sungai dan tenggelam hingga tewas. “Jenazah oleh warga langsung di antar ke rumah orang tuanya,” cetus Kapolsek Muncar, Kompol Toha Chairi.

Dari keterangan sejmumlah saksi, terang dia, korban ini sekitar pukul 09.00, bermain bersama Soim, 4, temannya. Keduanya bermain di pinggir sungai. “Korban akan kencing, tapi terpeleset dan jatuh ke sungai,” jelasnya.

TKP: Kanitreskrim Polsek Muncar, Iptu Eko Darmawan (kiri) mendatangi lokasi tenggelamnya Kamal Wafa di sungai Kalimoro, Dusun Kalimoro, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (21/3).

TKP: Kanitreskrim Polsek Muncar, Iptu Eko Darmawan (kiri) mendatangi lokasi tenggelamnya Kamal Wafa di sungai Kalimoro, Dusun Kalimoro, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (21/3). (BAGUS RIO/JPRG)

Saat kejadian, terang kapolsek, debit air sungai sedang tinggi dengan arus yang deras. Sehingga, korban yang tidak bisa berenang terseret hingga 200 meter. “Sungai itu lumayan dalam, korban langsung tenggelam,” ungkapnya.

Saat kejadian itu, Soim sempat kebingungan dan berteriak minta pertolongan. Ada teriakan itu, warga juga langsung berdatangan dan melakukan pencarian. “Pencarian cukup lama karena sungai sangat dalam,” terangnya.

Hampir dua jam lamanya, lanjut dia, warga melakukan pencarian dan akhirnya berhasil ditemukan Tomin, 45, seorang nelayan sekitar yang sedang membersihkan sampah di sungai. “Yang kali pertama menemukan Tomin,” jelasnya.

Meninggalnya korban itu, keluarganya langsung histeris. Ayah korban, Madi bersama istrinya langsung menangis histeris. Saat kejadian, orang tua korban berada di rumah. “Korban langsung dimandikan dan dimakamkan,” ungkapnya.(rio/abi)

(bw/rio/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia