Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Residivis Pembobol Rumah Keok

20 Maret 2018, 14: 45: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

BIKIN RESAH: Pelaku pembobol rumah warga Dusun Rumping, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, dimintai keterangan di Polres Banyuwangi kemarin (19/3)

BIKIN RESAH: Pelaku pembobol rumah warga Dusun Rumping, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, dimintai keterangan di Polres Banyuwangi kemarin (19/3) (RENDRA KURNIA/RABA)

BANYUWANGI – Reserse Mobile (resmob) Satuan Reserse Kriminal (Satreksrim) Polres Banyuwangi berhasil mengungkap komplotan residivis pembobol rumah yang meresahkan warga Dusun Rumping, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. Tiga orang pelaku berhasil dibekuk polisi.

Ketiga pelaku komplotan residivis pembobol rumah yang kini ditetapkan sebagai tersangka itu yakni, Dulhadi, 33 Warga Lingkungan Papring, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro; Nursito, 29 Warga Dusun Penawar, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro; dan Sukarmanto, 48 warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. ”Ketiga pelaku kami tangkap di rumahnya masing-masing,” ungkap Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Efendi.

Kasus pencurian pembobol rumah itu awalnya dari laporan Suyoto Setio Widarta, 56 warga Dusun Rumping, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring yang melaporkan kasus pencurian yang dialaminya ke Mapolsek Cluring, pada Selasa lalu (13/3).

Saat itu korban Suyoto, sekitar pukul 04.00 baru saja bangun tidur untuk melaksanakan salat Subuh. Kemudian dia melihat dua unit motor miliknya yang diparkir berjajar di ruang rumahnya sudah tidak ada, dan pintu dalam keadaan terbuka.

Mengetahui peristiwa itu, Suyoto lantas membangunkan Sulastri, 52 istrinya dan mengecek barang-barang lain yang hilang dan dicuri oleh maling. Satu unit HP merek Nokia yang diletakkan di meja TV ruang tengah bersama kunci kontak motor juga telah raib, HP merek Samsung milik istrinya yang ditaruh di meja rias dalam kamarnya juga tidak ada, HP merk Xiaomi Redmi Note 4A milik anaknya juga tidak ada, dua buah helm merek INK juga raib di bawa kabur pencuri.

Selanjutnya korban, mengecek jejak pelaku dan diperkirakan masuk rumah dengan cara mencongkel pintu jendela samping rumah dan masuk ke dalam rumah dan mengambil barang-barang tersebut. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 23 juta.

Berawal dari laporan tersebut, aparat Polsek Cluring yang dibantu unit Resmob selatan melaksanakan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan itu mengarah kepada pelaku Sukarman warga Dusun Kraja, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

”Jadi setelah kami lacak dari handphone yang milik korban yang hilang, lokasinya kami temukan di Muncar dan mengarah pada Sukarman yang mengakui telah melakukan pencurian tersebut bersama dua orang temannya yang bernama Dulhadi dan Nursito,” jelas Sodik.

Sukarman langsung diamankan ke Mapolres Banyuwangi. Dari informasi Sukarman itulah, polisi langsung melakukan pengembangan dan penangkapan terhadap Dulhadi dan Nursito. Keduanya warga Kecamatan Kalipuro. Nursito ditangkap di kamar kos pacarnya yang berada di sebelah SPBU Farly Ketapang.

Saat digerebek dan ditangkap, petugas menemukan barang bukti satu buah sepatu dan satu unit motor Honda Beat yang digunakan keduanya sebagai sarana untuk melakukan pencurian tersebut. Selanjutnya, polisi juga melakukan penangkapan terhadap Dulhadi di rumahnya di Lingkungan Papring, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro.

Dari tersangka Dulhadi polisi mengamankan satu unit HP nokia, satu buah obeng, dan satu tas yang diduga milik korban. ”Setelah berhasil kami amankan, kedua tersangka langsung kami bawa ke Mapolres Banyuwangi untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Dari hasil penyidikan, tersangka Nursito dan Dulhadi mengaku jika keduanya diajak ”kerja” oleh Sukarman. Keduanya saling mengenal dengan Sukarman saat menjalani hukuman di dalam Lapas Banyuwangi. Dari rencana itulah, keduanya lantas datang dari Kalipuro ke rumah Sukarman di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Sebelum melakukan aksi pencurian, ketiganya sempat dijamu di lokalisasi Gempol, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. Setelah puas berada di eks lokalisasi tersebut ketiga bergeser ke titik sasaran yang telah ditentukan oleh tersangka Sukarman yakni di rumah korban, Dusun Rumping, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring.

”Jadi tersangka Sukarman ini perannya adalah sebagai penggambar lokasi target dan mengawasi situasi di lokasi, sementara tersangka Dulhadi dan Nursito ini sebagai eksekutor yang masuk dalam rumah dan melakukan pencurian,” beber Sodik.

Usai berhasil mengeksekusi dan membawa kabur barang-barang hasil curian, ketiga pelaku melarikan diri ke daerah Kecamatan Kalipuro dan menjual barang bukti dua unit motor milik korban kepada seseorang di Kecamatan Wongsorejo. ”Barang bukti (BB) motor masih belum kami temukan, dan saat ini anggota kami melakukan upaya pencarian. Semoga saja dalam waktu yang tidak terlalu lama lekas kami temukan,” harapnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolres Banyuwangi. Ketiga tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (*)

(bw/ddy/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia