Senin, 27 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Siswa Keracunan Tinggalkan RSUD

12 Februari 2018, 17: 00: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

KERACUNAN MASAL: Petugas memberikan pertolongan medis di IRD RSUD Blambangan Banyuwangi pagi kemarin.

KERACUNAN MASAL: Petugas memberikan pertolongan medis di IRD RSUD Blambangan Banyuwangi pagi kemarin. (NIKLAAS ANDRIES/RABA)

BANYUWANGI – Kondisi sembilan siswa dan empat guru SMAN 1 Giri yang keracunan nasi bungkus berangsur normal. Setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Blam­bangan, mereka sudah diperkenankan me­ning­galkan rumah sakit pelat merah tersebut.

Kepala SMAN 1 Giri Mujib mengatakan, se­­lu­ruh siswa yang keracunan kondisinya su­­dah membaik. Bahkan dua orang guru yang ikut keracunan, yaitu Beta Dian dan Aris lang­sung mengikuti kegiatan Festival Lider Adven­ture yang dilaksanakan di Kecamatan Songgon.

“Alhamdulillah semuanya mem­baik, kita tidak ingin mem­per­panjang urusan yang penting semua siswa dan guru sehat. Ke­marin sekitar pukul 18.00 semua siswa dan guru sudah pulang,” ujar mantan Kepala SMAN 1 Genteng itu.

Mujib menambahkan, perke­ma­han yang diselenggarakan di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah itu diikuti lebih dari 100 orang siswa. Mereka seluruhnya memakan nasi bungkus yang sama. Namun kemungkinan ka­rena daya tahan tubuh para siswa sedang lemah sehingga mereka menjadi keracunan. “Saya rasa kateringnya juga tidak berniat buruk, ini musibah. Dan tetap menjadi pelajaran buat kita untuk berhati-hati memilih katering agar jangan sampai kejadian se­rupa terulang,” imbuhnya.

Mujib mengaku jika pihak rumah sakit dan kepolisian sempat melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan dan kronologi kejadian. Dia memastikan pihak sekolah tidak akan memperpanjang masalah tersebut. “Kateringnya dari warga sekitar saja, karena itu kita pikir tidak ada unsur kese­ngajaan di sana. Yang terpenting semuanya kembali sehat, sekolah juga menanggung biaya perawatan siswa selama di IRD. Kita harap kejadian ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Sayangnya saat Jawa Pos Radar Banyuwangi berusaha menghu­bungi kepala IRD RSUD Blamba­ngan Yunus dan Kapolsek Giri AKP Jodana Gunadi keduanya ma­sih belum bisa dikonfirmasi. Baik untuk memberikan ketera­ngan tentang makanan yang menj­adi barang bukti maupun kelanjutan pertanggungjawaban pemilik katering.

Diberitakan sebelumnya, diduga keracunan, sembilan siswa SMAN 1 Giri dan empat orang guru harus mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit, Sabtu kemarin (10/2). Mereka mengeluh pusing dan mual setelah menyantap menu sarapan nasi bungkus dalam kemah di sekitar air terjun Desa kampunganyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Kedatangan rombongan pasien siswa dan guru membuat petugas Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Blambangan kerepotan. Petugas langsung memberikan pertolongan medis dengan cepat. Siswa yang diduga mengalami keracunan, langsung menda­patkan tindakan di ruang pera­watan. (*)

(bw/fre/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia